Raksasa La Liga, Real Madrid, dilaporkan tengah memantau situasi gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, jelang dibukanya bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Meski telah cukup aktif mendatangkan sejumlah pemain baru di musim panas lalu, Los Blancos ternyata belum sepenuhnya menutup lembaran transfer. Menurut laporan dari media Spanyol Defensa Central, Madrid kini mengarahkan radar mereka ke gelandang potensial berusia 20 tahun milik Setan Merah tersebut.
Namun, transfer ini tidak akan terjadi begitu saja. Ada dua kondisi khusus yang harus dipenuhi sebelum Madrid resmi membuka negosiasi dengan Manchester United. Berdasarkan laporan yang bersumber dari jaringan berita transfer Eropa, Real Madrid hanya akan mendatangkan Kobbie Mainoo apabila terjadi Cedera pada Gelandang Utama Madrid.
Saat ini, dua andalan lini tengah Madrid, Jude Bellingham dan Eduardo Camavinga, baru saja kembali dari cedera. Jika salah satu dari mereka kembali mengalami masalah fisik serius sebelum Januari, Madrid akan segera bertindak untuk mengamankan gelandang baru.
Sedangkan syarak kedua, Dani Ceballos Harus Hengkang. Transfer Ceballos ke Marseille sebenarnya sudah hampir rampung musim panas lalu, namun batal di saat-saat terakhir. Jika Madrid berhasil melepas Ceballos di bursa musim dingin, maka akan ada ruang bagi kedatangan pemain baru, termasuk Kobbie Mainoo.
Dua kondisi ini dianggap sebagai “pemicu aktif” dalam rencana transfer Madrid. Tanpa terpenuhinya syarat tersebut, peluang Mainoo pindah ke Santiago Bernabéu akan sangat kecil.
Kobbie Mainoo: Bintang Muda yang Mulai Terpinggirkan
Mainoo sempat mencuri perhatian publik Old Trafford ketika tampil gemilang di musim 2023/24 di bawah arahan Erik ten Hag. Ia menjadi salah satu pemain muda yang paling diandalkan, bahkan sempat disebut-sebut sebagai masa depan lini tengah Inggris.
Namun situasi berubah sejak datangnya pelatih baru, Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu lebih menyukai gelandang bertipe cepat dan dinamis. Hal ini lantas membuat Mainoo kehilangan tempat di starting XI utama.
Musim ini, ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ketidakpastian ini mendorong sang pemain mempertimbangkan untuk hengkang. Terutama, jika menit bermainnya tidak kunjung bertambah hingga akhir tahun.
Jika transfer ini benar terjadi, Mainoo akan menjadi bagian dari revolusi lini tengah Madrid yang kini berada di bawah arahan Xabi Alonso. Sang pelatih dikenal menerapkan gaya permainan berbasis penguasaan bola agresif dan tekanan tinggi. Ini merupakan sesuatu yang sangat cocok dengan karakteristik Mainoo.
Madrid Butuh Kedalaman di Tengah
Real Madrid saat ini memiliki stok gelandang yang mumpuni, mulai dari Bellingham, Camavinga, Tchouaméni, hingga Valverde. Namun dengan padatnya jadwal di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions, rotasi menjadi keharusan.
Cedera yang menghantui beberapa pemain kunci musim lalu membuat Madrid tak ingin mengambil risiko. Oleh karena itu, kehadiran pemain seperti Mainoo bisa menjadi solusi jangka menengah. Terutama, jika mereka berhasil melepas pemain seperti Ceballos yang jarang digunakan.
Sementara itu, Manchester United disebut tak akan melepas Mainoo dengan harga murah. Kontrak sang pemain masih berlaku hingga 2028, dan nilai pasarnya kini berada di kisaran €45 juta.
Namun jika Madrid datang dengan tawaran besar dan proyek jangka panjang yang jelas, bukan tidak mungkin United akan mempertimbangkan opsi menjual. Terlebih lagi, jika Mainoo sendiri meminta dilepas karena kurangnya waktu bermain, maka tekanan internal bisa membuat MU membuka pintu negosiasi.

