Dunia balap motor grand prix akan memasuki era baru dalam aspek keselamatan. MotoGP dipastikan mulai menerapkan perubahan format grid start pada seri MotoGP Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring pada pertengahan Juli mendatang. Keputusan tersebut lahir setelah para tim, pabrikan, dan penyelenggara mencapai kesepakatan untuk meningkatkan keamanan pebalap saat memulai balapan.
Langkah ini menjadi respons langsung terhadap insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona-Catalunya beberapa waktu lalu. Kecelakaan tersebut melibatkan sejumlah pebalap dan menyebabkan rider LCR Honda, Johann Zarco, mengalami cedera serius yang hingga kini masih dalam proses pemulihan.
Jarak Antar-Baris Grid Start Diperlebar
Dalam regulasi baru yang akan diterapkan di Sachsenring, jarak antar-baris pada grid start akan diperlebar hingga tiga meter. Penambahan ruang ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan motor ketika para pebalap melesat menuju tikungan pertama setelah lampu start padam.
Area tikungan pertama selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling berbahaya dalam balapan MotoGP. Banyaknya motor yang berakselerasi secara bersamaan sering kali memicu kontak antarrider yang berujung kecelakaan besar.
Melalui perubahan ini, otoritas MotoGP berharap para pebalap memiliki ruang gerak lebih luas sehingga potensi tabrakan pada fase awal balapan dapat ditekan secara signifikan.
Larangan Holeshot Device Mulai Dibahas Serius
Selain perubahan posisi grid, MotoGP juga tengah mempercepat rencana pembatasan penggunaan holeshot device atau perangkat pengatur ketinggian motor saat start.
Awalnya, larangan penuh terhadap perangkat tersebut baru akan diberlakukan pada musim 2027. Namun, insiden yang menimpa Zarco membuat penyelenggara mempertimbangkan implementasi lebih cepat.
Rencananya, mulai GP Inggris di Silverstone pada Agustus 2026, penggunaan holeshot device saat momen start tidak lagi diperbolehkan. Meski demikian, perangkat tersebut masih dapat digunakan dalam kondisi tertentu ketika balapan sudah berlangsung.
Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi panjang antara promotor, tim peserta, dan asosiasi produsen motor yang tergabung dalam MSMA.
Uji Coba Sebelum Disahkan
Sebelum resmi masuk ke dalam regulasi permanen, prosedur baru akan diuji coba terlebih dahulu pada seri MotoGP berikutnya di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Hasil evaluasi dari simulasi tersebut akan menjadi dasar pengajuan proposal kepada Komisi Grand Prix untuk mendapatkan pengesahan resmi.
Besarnya dukungan dari berbagai pihak membuat peluang disahkannya aturan baru ini sangat terbuka. Mayoritas tim menilai keselamatan pebalap harus menjadi prioritas utama dibanding keuntungan teknis yang diperoleh dari perangkat tertentu.
Keselamatan Jadi Fokus Utama MotoGP
Direktur olahraga MotoGP, Carlos Ezpeleta, mengakui bahwa perubahan grid start merupakan langkah besar yang akan berdampak pada banyak aspek penyelenggaraan balapan. Beberapa sirkuit bahkan mungkin memerlukan penyesuaian infrastruktur untuk mengakomodasi format baru tersebut.
“Mengubah grid adalah modifikasi yang sangat, sangat signifikan untuk kejuaraan dan, tergantung pada ruang yang tersedia antara garis start dan tikungan terakhir, hal itu dapat memerlukan perubahan substansial di beberapa sirkuit,” kata Ezpeleta, dikutip dari Motorsport.com

