Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan publik internasional setelah resmi berpisah dengan klub Turki, Manisa BBSK. Keputusan yang diumumkan pada akhir Oktober 2025 itu menandai berakhirnya perjalanan singkat sang bintang voli Indonesia di Liga Voli Turki.
Namun, bukan hanya publik Tanah Air yang menyoroti kabar tersebut. Media Korea Selatan, termasuk Yonhap News, turut membahas masa depan Megawati dan kemungkinan besar kembalinya sang “Megatron” ke V-League, kompetisi voli profesional Korea yang sempat membesarkan namanya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (28/10/2025), Megawati mengumumkan bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari Manisa BBSK. Dalam pernyataannya, atlet berusia 25 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada klub, staf pelatih, dan penggemar atas dukungan mereka selama ia berkarier di Turki.
“Terima kasih atas kesempatan dan pengalaman berharga di Manisa. Saya menghargai setiap momen di sini dan berharap klub terus berkembang,” tulis Megawati dalam unggahannya.
Keputusan Megawati untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Manisa BBSK disebut diambil berdasarkan keinginan pribadi. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar yang kecewa, sembari menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi karier dan kebahagiaan jangka panjangnya.
Kabar pemutusan kontrak ini pun langsung menjadi bahan pemberitaan di berbagai media internasional, terutama di Korea Selatan, negara tempat Megawati pernah menjadi idola publik lewat penampilannya bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di musim 2023–2024.
Megawati Bakal Jadi Rebutan Klub Besar?
Media ternama Yonhap News menyoroti kabar perpisahan Megawati lewat artikel berjudul “Mega from Mega Express Leaves Team; Could She Return to the V-League?”. Dalam laporan tersebut, Yonhap mengulas peluang Megawati untuk kembali ke Liga Voli Korea Selatan yang membuka musim baru pada Oktober 2025.
Sayangnya, peluang itu tertutup untuk saat ini karena Megawati tidak terdaftar dalam Asian Quarter Draft yang diadakan pada April lalu. Regulasi V-League mengharuskan setiap pemain asing dari negara Asia mendaftar di bursa draft tersebut untuk dapat menandatangani kontrak.
Meski begitu, media Korea yakin masa depan Megawati masih sangat cerah. Dengan diberlakukannya sistem agen bebas (free agent) pada musim 2026 mendatang, pemain asal Jember itu diyakini akan menjadi incaran banyak klub top.
Kepopuleran Megawati di Korea Selatan memang bukan tanpa alasan. Saat memperkuat Red Sparks pada musim 2023–2024, ia tampil gemilang dengan torehan lebih dari 600 poin sepanjang musim. Ia bahkan mencatatkan diri sebagai pemain asing dengan kontribusi serangan tertinggi pada paruh pertama liga.
Selain performa impresifnya, Megawati juga dikenal karena kepribadian ramah dan profesionalitasnya di dalam maupun luar lapangan. Ia menjadi sosok yang dicintai fans Red Sparks dan sempat mendapat julukan “Megatron” karena kekuatan spike-nya yang luar biasa.
Alasan di Balik Keputusan Pisah dari Manisa BBSK
Meski banyak pihak menyayangkan kepergian Megawati dari Manisa BBSK, langkah tersebut bukan tanpa alasan. Menurut berbagai sumber, keputusan ini berkaitan dengan faktor keluarga dan prioritas untuk karier jangka panjang.
Megawati sempat menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Red Sparks pada 2024 demi kembali ke Indonesia untuk menemani sang ibu yang tengah sakit. Setelah masa pemulihan keluarga, ia kemudian memutuskan menerima tawaran bermain di Turki bersama Manisa BBSK. Namun, perjalanan singkat itu tampaknya belum memenuhi ekspektasinya.
Selain faktor personal, Megawati juga disebut tengah menimbang pilihan terbaik untuk pengembangan kariernya. Kompetisi Turki memang keras dan penuh pemain bintang dunia. Namun ia diyakini ingin bermain di liga yang lebih sesuai dengan karakternya, yakni cepat, agresif, dan memberi ruang bagi pemain Asia untuk bersinar.
Fokus Megawati: Timnas dan SEA Games Thailand 2025
Usai menyelesaikan kontraknya dengan Manisa BBSK, Megawati kini kembali fokus pada Timnas Voli Putri Indonesia. Ia sudah bergabung dalam pemusatan latihan nasional yang dimulai sejak 23 Oktober lalu di bawah pengawasan Pelatih Eko Waluyo dan staf PBVSI.
Tujuan utamanya, yakni SEA Games 2025 di Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Desember mendatang. Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Megawati. Terlebih untuk menunjukkan bahwa dirinya tetap dalam performa terbaik, meski tanpa klub luar negeri untuk sementara waktu.
Spekulasi Klub Baru Megawati: Antara Korea, Jepang, atau Klub Asia Tenggara
Meski belum ada pengumuman resmi, rumor mengenai pelabuhan baru Megawati mulai bermunculan. Beberapa media olahraga di Korea menyebut bahwa Red Sparks dan GS Caltex Seoul KIXX memantau situasinya.
Di sisi lain, klub-klub Jepang dari V.League Division 1 seperti NEC Red Rockets dan Hisamitsu Springs juga dikabarkan tertarik merekrut Megawati. Hal ini karena reputasinya sebagai pemain Asia yang produktif.
Selain dua negara tersebut, peluang Megawati untuk tampil di Proliga Indonesia 2026 pun terbuka lebar. Klub-klub besar seperti Jakarta Pertamina Enduro dan Bank Jatim dikabarkan siap menampungnya. Terlebih jika ia memutuskan bermain di dalam negeri sementara waktu.

