Kabar mengejutkan datang dari dunia voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, kapten tim nasional voli putri Indonesia yang sempat memperkuat klub Turki Manisa BBSK, resmi memutus kontraknya lebih awal. Keputusan ini sontak mengundang perhatian publik, terlebih karena Megawati dikenal sebagai salah satu pemain Indonesia paling berprestasi di kancah internasional.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (28/10), Megawati Hangestri menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah pribadi yang sudah melalui pertimbangan matang. Ia juga menepis anggapan bahwa pemutusan kontrak itu terjadi karena tekanan dari pihak klub atau pihak lain.
“Hi guys dengan ini saya Megawati mau memberitahukan atas berita hari ini. Bahwa benar jika saya sudah tidak ada kontrak lagi dengan klub Manisa BBSK, ini juga benar-benar permintaan dari saya, bukan dari pihak manapun dan ini juga sudah atas kesepakatan bersama dan tidak ada yang dipaksakan” tulis Megawati dalam unggahan di Instagram pribadinya, Selasa.
Dalam pernyataannya, Megawati juga meminta maaf kepada para penggemar yang mungkin kecewa dengan keputusannya. Ia berharap publik dapat memahami situasi dan tetap memberikan dukungan terhadap kariernya di masa mendatang.
Lihat postingan ini di Instagram
“Jadi mohon maaf jika berita ini sangat mengecewakan sebagian orang dan saya mohon kepada kalian semuanya untuk tetap berfikir yang baik,” tambah pemain berjuluk Megatron tersebut.
Pernyataan Megawati ini muncul setelah pihak Manisa BBSK mengonfirmasi pemutusan kontrak secara resmi. Klub yang berlaga di Liga Voli Turki itu menyebut keputusan tersebut diambil karena Megawati tidak memenuhi kewajiban untuk bergabung kembali ke Turki setelah menyelesaikan kompetisinya bersama Surabaya Bank Jatim di ajang Livoli Divisi Utama 2025.
Kronologi Pemutusan Kontrak Megawati
Menurut laporan dari pihak Manisa BBSK, Megawati Hangestri seharusnya kembali ke Turki pada 22 Oktober 2025. Namun, pemain kelahiran Jember itu tidak memenuhi jadwal yang telah disepakati. Klub yang tengah melakukan persiapan untuk kompetisi domestik akhirnya melakukan pembicaraan dengan pihak Megawati. Hingga tercapai kesepakatan pemutusan kontrak tanpa kompensasi finansial.
Sebelumnya, Megawati memang sempat tampil di ajang Livoli Divisi Utama 2025 membela Surabaya Bank Jatim. Turnamen tersebut berakhir pada 19 Oktober 2025, hanya tiga hari sebelum jadwal keberangkatannya kembali ke Turki. Namun, karena alasan pribadi yang tidak dijelaskan secara detail, ia memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan klub tersebut.

