Timnas voli putri Indonesia kembali harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga lanjutan SEA V.League Putri 2025. Bertanding di Terminal 21 Korat pada Sabtu, 2 Agustus 2025, skuad Garuda Muda kalah dengan skor 1-3 (25-22, 15-25, 25-27, 12-25).
Kekalahan ini menjadi hasil negatif kedua Indonesia setelah sebelumnya juga tumbang dari Vietnam dengan skor telak 0-3. Sementara Thailand mencatat kemenangan kedua mereka dan bersaing ketat di puncak klasemen bersama Vietnam.
Meskipun hasil akhir tidak berpihak, tim asuhan pelatih Octavian memperlihatkan perbaikan performa, terutama di set pertama yang berhasil dimenangkan. Raihan satu set ini menjadi set pertama yang dicuri Indonesia dari Thailand sejak tahun 2019.
Memulai pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi, Indonesia langsung unggul 3 poin atas Thailand di angka 12-9. Serangan cepat dari Arsela Nuari Purnama di posisi opposite, serta kombinasi blok dari Shella Bernadetha dan Asih Titi Pangestuti, membuat Thailand kesulitan mengembangkan permainan.
Thailand sempat membalikkan keadaan menjadi 14-16, namun Indonesia kembali bangkit dan memimpin 20-18. Dengan permainan solid dari Medi Yoku dan distribusi bola apik dari setter Tisya Amallya, timnas mampu menutup set pertama dengan skor 25-22.
Dominasi Thailand Tak Terbendung
Set kedua menjadi titik balik bagi Thailand. Mereka tampil jauh lebih agresif dengan memaksimalkan serangan dari sektor sayap, terutama melalui Sasipaporn Janthawisut. Thailand unggul cepat 6-3 dan memimpin hingga 16-12 saat technical time out kedua.
Pertahanan Indonesia mulai kehilangan konsistensi. Banyaknya error individu membuat lawan semakin leluasa mengembangkan permainan. Set ini ditutup dengan skor telak 15-25 untuk keunggulan Thailand.
Indonesia mencoba kembali ke performa terbaiknya di set ketiga. Serangan dari Ersandrina Devega beberapa kali menyulitkan Thailand. Tim Merah Putih unggul 8-6 di technical time out pertama, menunjukkan perlawanan sengit.
Namun Thailand merespons dengan cepat, terutama setelah pelatih mereka memasukkan Pimpichaya Kokram, pemain inti yang sempat diistirahatkan. Kedua tim saling kejar-mengejar angka hingga skor 24-24.
Sayangnya, dua kesalahan dari lini pertahanan Indonesia di poin krusial membuat Thailand menutup set ketiga dengan kemenangan tipis 27-25. Ini menjadi pukulan mental bagi para pemain muda Indonesia.
Memasuki set keempat, semangat juang Indonesia masih menyala. Mereka sempat unggul 4-2, namun setelah itu Thailand mencetak 13 poin beruntun. Serangan bertubi-tubi dari Waruni Kanram dan Pimpichaya membuat lini pertahanan Indonesia tidak mampu bertahan.
Thailand mengontrol jalannya pertandingan sepenuhnya dan mengakhiri laga dengan kemenangan 25-12 di set keempat. Dengan hasil ini, Thailand mengantongi dua kemenangan dan menempati posisi kedua klasemen sementara.
Peluang Indonesia di Laga Terakhir
Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Filipina pada matchday ketiga. Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk menghindari status juru kunci.
Baik Indonesia maupun Filipina sama-sama belum meraih kemenangan di dua laga awal. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit, dengan peluang lebih terbuka bagi Indonesia apabila mampu mempertahankan permainan seperti di set pertama melawan Thailand.
SEA V League Putri 2025 Hari Ini (2 Agustus)
Berikut hasil pertandingan liga voli SEA V League 2025 putri hari ini, Sabtu, 2 Agustus 2025.
-
Indonesia vs Thailand: 1-3 (25-22, 15-25, 25-27, 12-25)
-
Vietnam vs Filipina: 3-1 (25-13, 25-21, 23-25, 25-9)
Update Klasemen Sementara SEA V League Putri 2025
| Pos | Negara | Main | Menang | Kalah | Set | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Vietnam | 2 | 2 | 0 | 6-1 | 6 |
| 2 | Thailand | 2 | 2 | 0 | 6-2 | 6 |
| 3 | Filipina | 2 | 0 | 2 | 2-6 | 0 |
| 4 | Indonesia | 2 | 0 | 2 | 1-6 | 0 |

