Andrea Dovizioso, mantan pembalap andalan Ducati, kembali menyita perhatian di MotoGP Austria 2025. Meski tak lagi berkompetisi sebagai pembalap aktif, Dovi tetap hadir di lintasan Red Bull Ring, bukan untuk mengejar podium, melainkan membawa semangat nostalgia lewat ajang Red Bull Legends Parade.
Kembalinya Dovizioso ke Spielberg bukan tanpa alasan. Ia merupakan salah satu raja takhta di sirkuit Austria, dengan tiga kemenangan yang membekas dalam sejarah modern MotoGP. Kali ini, ia akan mengendarai motor klasik Yamaha YZR 500, menjelma sebagai simbol transisi dari era keemasan ke generasi baru MotoGP.
Kilas Balik Karier Andrea Dovizioso
Andrea Dovizioso lahir di Forli, Italia, pada 23 Maret 1986. Bakat balapnya mulai terlihat saat ia berusia 15 tahun ketika memenangkan European 125cc Championship. Ia memulai debut Kejuaraan Dunia 125cc di Mugello tahun 2001, meski gagal finis.
Musim 2002 menjadi awal mula Dovi membangun reputasi profesionalnya. Bergabung dengan Team Scot Honda, ia menutup musim di posisi 16, namun mulai mencuri perhatian berkat konsistensinya. Puncaknya terjadi pada 2004 saat Dovi menjadi Juara Dunia 125cc, mengoleksi 293 poin.
Pada tahun 2005, Dovi naik ke kelas 250cc dan langsung tampil kompetitif. Ia mencatat dua kali runner-up dan sekali finis ketiga dalam tiga musim. Konsistensi ini membawanya promosi ke kelas MotoGP pada tahun 2008 bersama tim satelit Honda, sebelum akhirnya naik ke tim pabrikan Repsol Honda pada 2009.
Namun, perjalanan paling ikonik Dovizioso terjadi saat ia bergabung dengan Ducati pada 2013, menggantikan posisi Valentino Rossi yang kembali ke Yamaha.
Dari semua trek MotoGP, Sirkuit Red Bull Ring di Austria mungkin menjadi lintasan paling bersahabat bagi Dovizioso. Sejak GP Austria kembali digelar pada 2016, Dovi menunjukkan kelasnya dengan meraih tiga kali kemenangan pada 2017 hingga 2020.
Salah satu balapan paling diingat dalam kariernya adalah saat ia memenangi duel dramatis dengan Marc Márquez pada tikungan terakhir GP Austria 2017. Dovizioso tetap tenang meski dibayang-bayangi tekanan Márquez sepanjang lomba, dan dengan manuver elegan, ia mempertahankan posisi hingga garis finis.
MotoGP Austria 2025: Dovi dalam Parade Legenda
Di tengah sengitnya persaingan antara Marc Márquez, Bagnaia, dan Acosta musim ini, kehadiran Andrea Dovizioso dalam Red Bull Legends Parade membawa nuansa emosional tersendiri. Dalam parade tersebut, Dovi mengendarai Yamaha YZR 500, motor legendaris dari era 80-an, dan melintasi Red Bull Ring bersama nama-nama besar seperti Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Randy Mamola.
Ajang ini bukan hanya untuk nostalgia, tapi juga menjadi momen penting mengenang warisan para pembalap yang membentuk sejarah MotoGP. Bagi Dovi, ini adalah bentuk penghormatan terhadap trek yang memberinya beberapa kemenangan terbaik dalam kariernya.
Meski tak lagi berkompetisi penuh waktu, Andrea Dovizioso masih aktif dalam pengembangan motor MotoGP. Pada pertengahan 2025, ia diumumkan sebagai Test Rider dan Performance Advisor Yamaha untuk proyek jangka panjang hingga 2027.
Dengan pengalaman teknis yang kaya dan pemahaman tajam soal handling motor, Dovi kini membantu pembalap muda seperti Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli untuk menemukan kembali performa terbaik Yamaha M1.

