Di tengah deretan pemain dengan postur tinggi menjulang di panggung basket nasional, nama Yudha Saputera mencuat bak jenderal lapangan yang mengatur ritme permainan dari garis terluar. Dengan tinggi “hanya” 175 cm, Yudha bukan tipikal pemain yang mengandalkan fisik.
Ia mengandalkan visi bermain tajam, mental petarung, dan kecepatan eksekusi. Ini merupakan sebuah paket komplet yang membuatnya diakui sebagai salah satu point guard terbaik di Indonesia saat ini.
Lahir di Cirebon pada 21 November 1998, Yudha kini memperkuat Satria Muda Pertamina Bandung di Indonesian Basketball League (IBL). Namun perjalanan menuju salah satu klub terbesar tanah air tak terjadi dalam semalam. Kariernya dibentuk dari bawah, dari Pekan Olahraga Kota (Popkota) hingga sukses membela Timnas Indonesia di SEA Games.
Langkah awal Yudha dimulai dari Generasi Muda Cirebon (GMC), klub lokal yang menjadi kawah candradimuka pemain muda di wilayah Jawa Barat. Ia kemudian tampil untuk SMAN 2 Cirebon dan lanjut memperkuat kampusnya di ITHB (Institut Teknologi Harapan Bangsa) Bandung dalam ajang Liga Mahasiswa (LIMA), dimana ia mencicipi gelar juara pada 2019.
Namun titik balik karier profesional Yudha datang pada tahun 2020 saat direkrut Prawira Bandung, klub basket profesional yang kala itu tengah membangun ulang pondasi tim. Meskipun sempat “dipinjamkan” ke Indonesia Patriots, tim eksperimen pengembangan pemain muda untuk Timnas, Yudha menunjukkan kedewasaan bermain yang luar biasa.
Menjadi Bintang di Prawira Bandung

Musim 2022 menjadi awal era keemasan Yudha Saputera di IBL. Ia menjadi tandem sempurna bagi bintang senior Abraham Damar Grahita di Prawira Bandung. Meski tim gagal lolos ke final, performa Yudha mencuri perhatian pelatih nasional saat itu, Milos Pejic.
Setahun berselang, setelah Abraham pindah ke Jepang, Yudha mengambil alih peran sebagai pemimpin di lapangan. Bersama pemain asing seperti Brandone Francis dan Jarred Shaw, Yudha membawa Prawira Bandung menjuarai IBL 2023, gelar pertama klub sejak 1998.
Yang paling mengesankan? Ia meraih gelar IBL All-Star Local MVP, masuk ke dalam IBL All-Star empat musim beruntun (2022–2025), dan mencetak lebih dari 1.000 poin di IBL, termasuk buzzer beater legendaris ke gawang Borneo Hornbills pada Maret 2024.
Hijrah ke Satria Muda
Tahun 2025 menjadi babak baru bagi Yudha. Ia memutuskan hengkang dari Prawira dan bergabung dengan Satria Muda Pertamina Bandung, klub paling berprestasi di Indonesia. Kepindahan ini sempat mengejutkan banyak pihak, namun Yudha melihatnya sebagai tantangan dan kesempatan untuk berkembang lebih jauh.
Di Satria Muda, ia diproyeksikan menggantikan peran Arki Dikania Wisnu yang mulai menurun performanya karena usia. Sebagai point guard utama, Yudha menjadi motor serangan tim dan pemimpin di lapangan.
Hingga pertengahan musim 2025, ia sudah mencatatkan rata-rata 12,8 poin, 6,4 assist, dan 2,1 steal per game. Ini merupakan angka yang menegaskan posisinya sebagai salah satu point guard paling efisien di IBL.
Tak hanya di klub, Yudha juga menjadi bagian penting dari Timnas Basket Indonesia. Ia turut membawa Garuda meraih medali emas SEA Games 2021 di Vietnam, sebuah prestasi langka yang mengangkat pamor basket nasional.
Profil Singkat Yudha Saputera
- Nama Lengkap: Yudha Saputera
- Tempat, Tanggal Lahir: Cirebon, Jawa Barat, 21 November 1998
- Tinggi Badan: 175 cm
- Berat Badan: 70 kg
- Posisi: Point Guard
- Nomor Punggung: 24
- Klub Saat Ini: Satria Muda Pertamina Bandung (2025–sekarang)
- Liga: Indonesian Basketball League (IBL)
- Tim Nasional: Indonesia
Karier Singkat
-
Sekolah: SMAN 2 Cirebon
-
Kuliah: ITHB (Institut Teknologi Harapan Bangsa), Bandung
-
Tim Muda: Generasi Muda Cirebon (GMC)
-
Profesional:
-
2020: Prawira Bandung
-
2020–2021: Indonesia Patriots
-
2021–2025: Prawira Bandung
-
2025–sekarang: Satria Muda Bandung
-
Prestasi Terbaru & Karier
-
Juara IBL 2023 – bersama Prawira Bandung
-
IBL All-Star (2022–2025) – 4 kali
-
IBL All-Star Local MVP 2023
-
IBL Three-Point Contest Champion 2023
-
All-IBL Local Defensive Team 2025
-
IBL Rookie of the Year 2022
-
Medali Emas SEA Games 2021 – Timnas Indonesia
-
Pencetak 1.000 Poin di IBL – pada 2 Maret 2024
-
All-IBL Indonesian First Team (2022–2025) – 4 kali
-
IBL Most Inspiring Young Player 2021
-
Juara LIMA 2019 – bersama ITHB Arrows

