Eswatini vs Angola: Kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi periode yang suram bagi Eswatini. Hingga delapan laga dijalani, mereka hanya mengoleksi dua poin tanpa satu pun kemenangan, dengan catatan dua kali imbang dan enam kali kalah. Produktivitas gol juga rendah — hanya mencetak empat dan kebobolan 14 kali sepanjang perjalanan.
Kondisi ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi 18 pertandingan di semua kompetisi. Terakhir kali Sihlangu Semnikati mencatat tiga poin terjadi pada Maret 2024 saat menaklukkan Somalia di babak awal kualifikasi Piala Afrika. Sejak itu, performa mereka menurun tajam, bahkan gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir sambil kebobolan lima gol.
Kursi pelatih juga mengalami perubahan. Zdravko Logarusic meninggalkan jabatan pelatih kepala atas kesepakatan bersama, hanya dua laga sebelum kualifikasi berakhir. Tugas menutup dua laga tersisa kini diemban oleh asisten pelatih, Sifiso Ntibane.
Meski hanya bermain demi kehormatan, Eswatini tentu ingin menutup kampanye dengan hasil positif. Namun, sejarah tak berpihak pada mereka — dari enam pertemuan terakhir melawan Angola, lima di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Angola Masih Menyimpan Asa Tipis ke Playoff
Di sisi lain, Angola masih memiliki peluang matematis untuk lolos ke babak playoff meski jalannya sangat terjal. Tim berjuluk Palancas Negras kini berada di peringkat keempat Grup D dengan 10 poin dari delapan pertandingan (dua kemenangan, empat imbang, dua kalah), mencetak tujuh gol dan kebobolan enam.
Dengan peluang lolos otomatis sudah tertutup, satu-satunya harapan Angola adalah menunggu hasil buruk dari pesaing di atas mereka. Namun, kemenangan atas Eswatini tetap penting untuk menjaga semangat tim di bawah pelatih baru, Patrice Beaumelle, yang baru saja menggantikan Pedro Gonçalves usai kekalahan kandang dari Libya.
Sejak pergantian pelatih, Angola mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Mereka menang 3-1 atas Mauritius pada laga terakhir dan kini datang ke Mbabane dengan motivasi tinggi untuk melanjutkan momentum.
Perkiraan Susunan Pemain
- Eswatini (4-4-2): Shabalala; Newman, Shongwe, Mabelesa, Matsebula, Gamedze; Dlamini, Mavuso, Thwala; Figuareido, Mkhonto
- Angola (4-3-3): Neblu; Afonso, Mata, Buatu, Carmo; Show, Fredy, Mukendi; Benson, Milson, Mabululu
Prediksi Pertandingan
Eswatini menghadapi laga ini tanpa beban, namun dengan catatan buruk yang sulit diabaikan. Sementara itu, Angola datang dengan rasa percaya diri dan kualitas individu yang lebih baik di semua lini.
Dengan semangat baru di bawah Beaumelle dan motivasi menjaga peluang ke playoff, Angola diyakini mampu meraih kemenangan meyakinkan di laga tandang ini.
Prediksi: Eswatini 0-2 Angola

