Musim yang berat bagi Sheffield United akhirnya berujung pada sebuah “rekor” yang sama sekali tidak mereka inginkan: tim dengan jumlah kebobolan terbanyak dalam satu musim Premier League. Catatan ini melengkapi terdegradasinya mereka kembali ke Championship, sekaligus menambah daftar panjang tim-tim dengan lini belakang terburuk sepanjang era Liga Inggris modern.
Berikut ulasan lengkap mengenai enam pertahanan terburuk dlam sejarah Premier League—daftar yang kini resmi “dipimpin” oleh Sheffield United.
6. Norwich City (2021/22) – 84 Gol
Pada musim 2021/22, Norwich City mengalami periode yang benar-benar ingin mereka lupakan. Baru saja promosi ke Premier League, mereka kembali terperosok ke dasar klasemen dan turun kasta hanya dalam satu musim.
Daniel Farke didepak setelah tiga bulan, digantikan Dean Smith. Namun, pergantian pelatih tidak memberi dampak berarti. Norwich hanya meraih 5 kemenangan, mengumpulkan 22 poin, dan kebobolan 84 gol.
Yang lebih buruk, dalam 12 pertandingan melawan anggota big six, Norwich kebobolan 43 gol—lebih dari setengah total kebobolan mereka.
5. Fulham (2013/14) – 85 Gol
Meski memiliki beberapa pemain berkualitas seperti Dimitar Berbatov, Darren Bent, dan Scott Parker, Fulham tetap gagal menyelamatkan diri dari degradasi.
Musim itu mereka kebobolan 85 gol, rata-rata 2,24 gol per laga.
Momen paling memalukan terjadi ketika kalah 6–0 dari Hull City, di mana semua gol terjadi pada babak kedua. Mereka juga kebobolan empat gol dari Stoke, Everton, Liverpool, Sunderland, dan Man City, serta lima gol dari Man City di Etihad.
4. Derby County (2007/08) – 89 Gol
Musim 2007/08 adalah mimpi buruk bagi Derby County.
Mereka mencatatkan rekor poin terendah sepanjang sejarah Premier League, yaitu hanya 11 poin dari 114 poin maksimal. Derby hanya menang sekali, yaitu 1–0 atas Newcastle pada pekan ke-6, dan kebobolan enam gol dalam empat pertandingan berbeda.
Selain rapuh di belakang, Derby juga mandul: mereka gagal mencetak gol dalam 22 pertandingan.
3. Ipswich Town (1994/95) – 93 Gol
Meski musim 1994/95 terdiri dari 42 pertandingan, kebobolan Ipswich tetap tidak bisa dibenarkan: 93 gol. Ipswich berada di dasar klasemen, namun sempat mencuri kemenangan dari Liverpool dan Manchester United.
Namun MU kemudian “membalas” dengan menghajar Ipswich 9–0, dengan Andy Cole mencetak lima gol—salah satu kekalahan paling terkenal dalam sejarah liga. Ipswich hanya mencatat 3 clean sheet sepanjang musim.
2. Swindon Town (1993/94) – 100 Gol
Seperti Ipswich, musim Swindon juga berlangsung dalam format 42 laga. Namun itu tidak mengubah kenyataan bahwa mereka kebobolan 100 gol—rekor buruk yang bertahan hingga hampir tiga dekade.
Di musim satu-satunya mereka di Premier League, Swindon kebobolan 32 gol lebih banyak daripada tim lain musim itu, dan takluk dengan lima gol atau lebih dalam enam pertandingan berbeda.
Mereka mungkin berharap Sheffield United mempertahankan tren buruknya agar rekor lama mereka tersamarkan.
1. Sheffield United (2023/24) – 100 Gol
Musim 2023/24 adalah musim penuh duka bagi Sheffield United.
Mereka dipastikan terdegradasi setelah dihajar Newcastle 1–5 pada April. Sebelumnya, Newcastle juga menghabisi mereka dengan skor 8–0 pada September—pertunjukan yang membuat Paul Heckingbottom kebingungan.
Kembalinya Chris Wilder tidak mengubah banyak hal:
- Arsenal menang 6–0 di Bramall Lane
- Arsenal juga mencetak lima gol pada pertemuan pertama
- Sheffield United sudah kebobolan lima gol dalam lima pertandingan berbeda
Dengan hanya satu clean sheet sepanjang musim, The Blades menjadi tim dengan pertahanan terburuk di Premier League modern. Jika mereka gagal mencatat tiga clean sheet beruntun di akhir musim, mereka menjadi pemegang rekor kebobolan terbanyak dalam satu musim Premier League secara penuh.
Tim-Tim yang Paling Banyak Kebobolan di Setiap Musim Premier League
Hanya dua tim yang pernah selamat dari degradasi meski menjadi tim paling banyak kebobolan di musim tersebut:
- Fulham 2006/07 – kebobolan 60 gol, finis di posisi 16
- West Ham 2017/18 – kebobolan 68 gol, namun finis ke-13
Berikut daftar lengkapnya:
| Musim | Tim | Kebobolan | Akhir Musim |
|---|---|---|---|
| 1992/93* | Middlesbrough | 75 | 21 |
| 1993/94* | Swindon | 100 | 22 |
| 1994/95* | Ipswich | 93 | 22 |
| 1995/96 | Bolton | 71 | 20 |
| 1996/97 | Middlesbrough | 60 | 19 |
| 1997/98 | Barnsley | 82 | 19 |
| 1998/99 | Nottingham Forest | 69 | 20 |
| 1999/00 | Watford | 77 | 20 |
| 2000/01 | Bradford City | 70 | 20 |
| 2001/02 | Ipswich & Leicester | 64 | 18 & 20 |
| 2002/03 | West Brom & Sunderland | 65 | 19 & 20 |
| 2003/04 | Leeds | 79 | 20 |
| 2004/05 | Norwich | 77 | 19 |
| 2005/06 | Sunderland | 69 | 20 |
| 2006/07 | Fulham & Charlton | 60 | 16 & 19 |
| 2007/08 | Derby | 89 | 20 |
| 2008/09 | West Brom | 67 | 20 |
| 2009/10 | Burnley | 82 | 18 |
| 2010/11 | Blackpool | 78 | 19 |
| 2011/12 | Wolves | 82 | 20 |
| 2012/13 | Wigan & Reading | 73 | 18 & 19 |
| 2013/14 | Fulham | 85 | 19 |
| 2014/15 | QPR | 73 | 20 |
| 2015/16 | Aston Villa | 76 | 20 |
| 2016/17 | Hull City | 80 | 18 |
| 2017/18 | West Ham & Stoke | 68 | 13 & 19 |
| 2018/19 | Fulham | 81 | 19 |
| 2019/20 | Norwich | 75 | 20 |
| 2020/21 | West Brom | 76 | 19 |
| 2021/22 | Norwich | 84 | 20 |
| 2022/23 | Leeds | 78 | 19 |
| 2023/24 | Sheffield United | 100 | 20 |
*Musim 42 pertandingan

