Sudah 55 tahun berlalu sejak Jerman terakhir kali menjuarai Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra FIVB pada 1970. Pencapaian podium mereka yang lain terjadi pada edisi 2014 di Polandia ketika berhasil meraih medali perunggu. Tahun ini, tim nasional Jerman akan tampil untuk ke-13 kalinya di ajang prestisius tersebut yang digelar di Manila, Filipina, pada 12–28 September.
György Grozer, opposite yang kini berusia 40 tahun, menjadi satu-satunya anggota tersisa dari skuad 2014. Bagi Grozer, turnamen ini menjadi panggung perpisahan yang istimewa. Sejak debutnya pada 2007, ia telah tampil di dua Olimpiade (London 2012 dan Paris 2024), meraih perak Kejuaraan Eropa 2017, dan emas European Golden League 2009. Dengan tinggi 200 cm, Grozer telah menyaksikan berbagai era dalam perjalanan voli Jerman dan kini bersiap menjalani penampilan ketiganya di Kejuaraan Dunia.
Meski bersiap melepas sang bintang veteran, masa depan Jerman terlihat cerah berkat dukungan program FIVB Volleyball Empowerment. Sejak 2023, mereka menerima dukungan jangka panjang sebesar CHF 288.000 untuk pengembangan pelatih, termasuk Fabian Tobias yang bertugas sebagai Coach for Science untuk seluruh tim nasional Jerman. Sementara itu, Michał Winiarski, pelatih asal Polandia, memimpin skuad senior putra.
Winiarski memberikan dampak besar sejak mengambil alih pada 2022. Setelah finis di peringkat 15 pada Kejuaraan Dunia 2022, ia memimpin Jerman lolos ke Olimpiade Paris 2024 dengan status juara Pool A Kualifikasi Road to Paris FIVB tanpa kekalahan, mengalahkan tim besar seperti Brasil, Kuba, dan Italia.
Mereka bahkan nyaris menembus semifinal Olimpiade setelah kalah tipis 2-3 dari juara bertahan Prancis di perempat final, menegaskan kebangkitan Jerman di bawah Winiarski. Saat ini, Jerman menduduki peringkat ke-8 dunia dan lolos ke Kejuaraan Dunia 2025 sebagai tim berperingkat tertinggi yang belum kualifikasi.
Die Adler akan bersaing di Pool E bersama Bulgaria, Slovenia, dan Chile. Mereka akan menghadapi Bulgaria pada 13 September, Chile pada 15 September, dan menutup fase grup dengan laga melawan unggulan teratas Slovenia pada 17 September di SM Mall of Asia Arena, Manila.
Winiarski memanfaatkan VNL 2025 untuk menguji talenta muda seperti opposite 204 cm Filip John dan outside hitter Erik Röhrs. Keduanya tampil mengesankan, dengan John menjadi pencetak poin ketiga terbanyak kompetisi (210 poin) dan Röhrs memperlihatkan performa all-around di serangan serta penerimaan. Middle blocker muda Simon Valentin Torwie juga mencuri perhatian di VNL 2025 dan kini akan bergabung dengan Tobias Krick dan Anton Brehme di lini pertahanan net.
Outside hitter Moritz Reichert kembali memperkuat tim setelah absen di VNL dan berpeluang masuk starter. Dengan kapten lama Lukas Kampa yang sudah pensiun, peran setter utama kini dipercayakan kepada Jan Zimmermann. Sementara itu, libero 21 tahun Leonard Graven akan menjadi pilihan utama menggantikan Julian Zenger.
Kejuaraan Dunia 2025 menjadi momen penting bagi Jerman: memamerkan wajah baru Global Volleyball Movement sekaligus memberikan perpisahan yang layak bagi salah satu bintang terbesar mereka, György Grozer.
Daftar Pemain Voli Putra Jerman di FIVB 2025
Berikut daftar lengkap pemain Jerman untuk FIVB 2025:
| No | Nama Pemain | Posisi |
|---|---|---|
| 2 | Graven | L |
| 5 | Reichert | OH |
| 8 | John | O |
| 9 | Grozer | O |
| 12 | Brehme | MB |
| 16 | Peter | OH |
| 17 | Zimmermann | S |
| 18 | Krage | MB |
| 19 | Röhrs | OH |
| 21 | Krick | MB |
| 22 | Brand | OH |
| 24 | Burggräf | S |
| 32 | Mohwinkel | L |
| 33 | Torwie | MB |
Pelatih Kepala: Michał Winiarski
Keterangan Posisi:
L = Libero, MB = Middle Blocker, OH = Outside Hitter, S = Setter, O = Opposite

