Transfer Andreas Christensen. Di tengah upaya mengatur ulang struktur keuangan klub dan tekanan Financial Fair Play (FFP) La Liga, Barcelona tengah mempertimbangkan melepas salah satu bek andalannya, Andreas Christensen. Kabar terkini menyebutkan bahwa raksasa Serie A, AC Milan, telah mengajukan tawaran sebesar €30 juta atau setara dengan £26 juta untuk memboyong bek asal Denmark tersebut ke San Siro.
Langkah ini menjadi bagian dari manuver strategis Blaugrana untuk merampungkan pendaftaran pemain-pemain baru mereka yang hingga kini masih tertunda karena aturan ketat dari La Liga.
Barcelona saat ini tengah berada dalam situasi genting dari sisi finansial. Meski masih bertabur bintang, klub asal Catalunya itu dibatasi oleh regulasi FFP La Liga yang menuntut kestabilan neraca keuangan dan pengendalian gaji pemain.
Beberapa nama telah masuk dalam radar penjualan, termasuk pemain muda Marc Casado dan Fermin Lopez. Namun, pelatih anyar Hansi Flick tampaknya tidak ingin mengorbankan dua talenta muda potensial itu. Casado bahkan diberi kepercayaan tampil sebagai starter saat laga melawan Levante akhir pekan lalu, sebagai sinyal bahwa ia masih masuk dalam rencana jangka panjang pelatih.
Christensen Jadi Solusi Cepat di Detik Terakhir Bursa Transfer
Dengan Fermin Lopez juga dikabarkan diminati Chelsea, Barcelona berada dalam dilema besar. Melepas talenta muda yang menjanjikan atau menjual pemain yang lebih senior dan berpengalaman.
Dalam konteks ini, nama Andreas Christensen muncul sebagai kandidat utama yang siap dilepas. Laporan dari media Spanyol Fichajes menyebut bahwa AC Milan tengah melakukan pendekatan serius dan siap menebus Christensen dengan nilai transfer mencapai €30 juta.
Bek berusia 29 tahun tersebut kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Barcelona. Dengan masa depannya yang tidak terlalu jelas di bawah asuhan Flick, menjualnya kini menjadi opsi realistis untuk mendapatkan dana segar.
Allegri Ingin Tambah Pengalaman di Lini Belakang Milan
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, sedang melakukan pembenahan besar-besaran. Terlebih setelah musim lalu timnya gagal finis di posisi empat besar Serie A. Rossoneri hanya mampu bertengger di posisi kedelapan, membuat mereka absen dari Liga Champions musim ini.
Salah satu fokus utama Allegri adalah memperkuat lini belakang dengan sosok berpengalaman yang bisa langsung memberi dampak. Andreas Christensen, dengan rekam jejaknya bersama Chelsea dan Barcelona serta lebih dari 60 caps untuk timnas Denmark, dianggap sebagai kandidat ideal.
Pengalaman di liga top Eropa dan keunggulan dalam duel udara membuat Christensen cocok untuk memperkuat pertahanan Milan yang musim lalu kerap tampil tidak konsisten.
Barcelona Masih Butuh Kedalaman di Lini Belakang
Meski transfer ini tampak logis dari sisi finansial, Barcelona tetap harus mempertimbangkan konsekuensinya dari sisi teknis. Jika Christensen benar-benar hengkang, maka Hansi Flick akan kehilangan salah satu opsi utama di posisi bek tengah.
Kini, Ronald Araujo, Pau Cubarsi, dan Eric Garcia menjadi opsi utama di lini belakang. Jules Koundé memang bisa dimainkan sebagai bek tengah. Namun sejatinya lebih sering tampil di posisi bek kanan.
Sementara itu, Inigo Martinez sudah lebih dulu dilepas ke klub Arab Saudi, Al-Nassr, awal bulan ini. Jika Christensen juga hengkang, maka Barcelona akan mengalami krisis kedalaman pemain di jantung pertahanan. Pilihan yang tersisa adalah mempromosikan pemain muda dari akademi La Masia. Atau buru-buru mencari pengganti baru di detik-detik terakhir bursa transfer.

