Brasil: Peteca, Shuttlecock Versi Tangan
Di Brasil, permainan serupa dikenal dengan nama peteca. Meskipun juga telah dimainkan selama berabad-abad, ada perbedaan signifikan dalam cara bermainnya. Peteca dimainkan dengan tangan dan menggunakan jaring yang cukup tinggi, sehingga lebih mirip dengan olahraga voli.
Asal-usul permainan ini dipercaya berasal dari suku asli Xavante. Anak-anak suku tersebut biasa bermain peteca menggunakan bola yang terbuat dari rumput liar yang menyerupai bawang putih, lengkap dengan akar dan daunnya. Dari permainan sederhana ini, peteca kemudian berkembang menjadi olahraga populer yang masih eksis di Brasil hingga sekarang, bahkan dijadikan olahraga kompetitif.
Amerika Serikat: Warisan Permainan Bulu dari Suku Asli
Di wilayah pesisir barat laut Amerika Serikat, berbagai suku asli memiliki permainan unik menggunakan bola berbulu. Suku Zuni, misalnya, memainkan permainan ini dengan bola yang terbuat dari batang jagung yang diikat dengan bulu burung. Permainan ini dapat dimainkan dengan tangan maupun kaki. Versi tangan disebut Po ke if, sedangkan versi kaki dikenal sebagai Po-ki-nanane.
Keberadaan permainan ini terungkap melalui lukisan-lukisan dinding yang ditemukan di gua-gua di kawasan Chelly Canyon. Sementara itu, suku Piman di Arizona juga memiliki permainan serupa yang disebut Kwaitusiwikut. Suku Salish di British Columbia dan negara bagian Washington menggunakan bola dari kayu keras yang dihiasi tiga bulu dan dipukul dengan bilah kayu lebar. Permainan mereka dinamai Kwakiutl atau Quemal.
India: Dari Poona Menuju Badminton Modern
India juga memiliki permainan shuttlecock kuno yang dikenal dengan nama Poona. Diperkirakan sudah ada sebelum tahun 1500 SM, Poona dinamai berdasarkan kota asalnya, Pune (Pun). Pada awalnya, permainan ini dimainkan dengan tangan—telapak tangan digunakan sebagai alat pemukul.
Seiring waktu, penggunaan tangan digantikan oleh kaki, membuat permainan ini lebih digemari kaum pria karena tingkat kesulitannya yang tinggi. Karena itu pula, lahir versi khusus untuk perempuan.
Pada tahun 1870, para perwira Inggris yang bertugas di India membawa permainan Poona ke tanah air mereka. Salah satu penggemar berat permainan ini adalah Duke of Beaufort, yang kerap memainkannya bersama teman dan putri-putrinya di vila miliknya di desa Badminton, Gloucestershire.
Suatu hari, saat mereka bermain di halaman dan hujan turun, Duke memindahkan permainan ke dalam ruang makan rumahnya. Peristiwa inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya olahraga modern yang kini dikenal dengan nama badminton. Sejarah Olahraga Badminton.

