Di Vietnam, nama Dang Thi Hong sempat menjadi simbol kebangkitan bola voli putri usia muda. Lahir pada 12 Agustus 2006, ia mulai dikenal publik setelah menonjol di berbagai kompetisi kelompok umur nasional. Dalam waktu singkat, pevoli bertinggi 170 cm ini mengukuhkan diri sebagai outside hitter andalan di berbagai klub, seperti Thái Nguyên, Vietinbank, dan Binh Phuoc U19.
Memiliki spike reach 280 cm dan block reach 270 cm, Hong tampil berbeda. Walau secara postur tak terlalu tinggi, ia menggantinya dengan kekuatan loncatan dan agresivitas saat menyerang. Beberapa pengamat menyebutnya sebagai “Bich Tuyen Muda”, merujuk pada legenda voli Vietnam, Tran Thi Bich Tuyen, yang dikenal tangguh dan penuh determinasi.
Puncak karier Dang Thi Hong datang saat ia ditunjuk sebagai kapten Timnas voli putri U21 Vietnam pada ajang Piala Dunia Voli U21 2025 yang digelar di Surabaya, Indonesia. Sejak laga pertama melawan Indonesia, Hong menjadi pemain paling menonjol di lapangan. Ia bahkan meraih triple crown dua kali dalam fase grup, mencetak poin dari serangan, block, dan servis.
Ia tampil konsisten di setiap laga, menjadi pencetak poin terbanyak Vietnam dalam pertandingan melawan Indonesia (21 poin), Kanada (26 poin), hingga Argentina (21 poin), sekaligus membawa timnya lolos ke 16 besar. Namun, dari sinilah kontroversi bermula.
Di tengah performa briliannya, desas-desus muncul melalui media sosial tentang dugaan bahwa Dang Thi Hong adalah laki-laki secara biologis. Isu ini cepat menyebar, apalagi media regional seperti Volley Trail (Filipina) dan beberapa outlet Vietnam juga mengangkatnya.
Pihak penyelenggara pun melakukan langkah preventif dengan menyisihkan Dang Thi Hong dari laga terakhir Vietnam melawan Puerto Rico. Selang dua hari, kabar itu terbukti benar.
FIVB Menjatuhkan Sanksi: Vietnam Didiskualifikasi
Pada tanggal 13 Agustus 2025, Federation Internationale de Volleyball (FIVB) resmi menyatakan bahwa Dang Thi Hong dan satu pemain lain, Phuong Quynh, tidak memenuhi persyaratan gender untuk bermain di kategori putri. Hasil tes kromosom dan dokumen pendukung menunjukkan keduanya adalah laki-laki secara biologis.
Keputusan tegas pun dijatuhkan. Timnas Vietnam U21 didiskualifikasi dari turnamen. Sedangkan semua hasil pertandingan yang melibatkan pemain ilegal dibatalkan. Selain itu, Vietnam turun ke posisi terakhir di klasemen Pool A dan harus bermain di babak klasifikasi peringkat 17–24. Skandal ini juga membuat tim Indonesia, yang sebelumnya hampir tersingkir, otomatis lolos ke babak 16 besar.
Transformasi cepat yang dialami Dang Thi Hong menggemparkan publik Asia Tenggara. Dari seorang kapten teladan yang dijuluki “bintang masa depan”, kini ia menjadi simbol kontroversi identitas gender dalam olahraga.
Beberapa pihak di Vietnam menyatakan bahwa Hong adalah korban dari sistem administrasi olahraga yang lalai memverifikasi identitas sejak awal. Namun, FIVB berpegang pada Pasal 12.2 Regulasi Disiplin, yang menyatakan bahwa partisipasi pemain tidak sah menyebabkan diskualifikasi otomatis.
Profil Dang Thi Hong
-
Nama: Dang Thi Hong
-
Tanggal Lahir: 12 Agustus 2006
-
Asal: Vietnam
-
Tinggi: 170 cm
-
Spike Reach: 280 cm
-
Posisi: Outside Hitter
-
Klub Terakhir: Vietinbank VC

