Berbicara tentang olahraga raket, dua nama sering disebut-sebut, yakni padel dan tenis. Bagi banyak orang, perbedaan keduanya tidak terlalu jelas, terutama bagi yang baru tertarik olahraga raket. Namun, dari ukuran lapangan cara servis, hingga strategi dan pengalaman bermain, padel dan tenis ternyata sangat berbeda.
Apa Itu Padel dan Tenis?
Tenis adalah olahraga raket klasik yang dimainkan tunggal (single) atau ganda (doubles), di lapangan terbuka atau tertutup, dengan raket bertali dan bola yang sangat bertekanan. Sedangkan padel merupakan olahraga raket yang ditemukan di Meksiko pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera.
Padel selalu dimainkan dalam format ganda, memakai lapangan yang relatif lebih kecil dan dikelilingi kaca atau tembok yang bisa dipakai untuk memantulkan bola. Servis dalam padel harus dilakukan dari posisi bawah (underarm), dan bola dapat memantul dari tembok setelah memantul di tanah.
Aturan Servis, Format & Skor Padel vs Tenis
Dalam olahraga padel, servis selalu dilakukan dengan gaya bawah (underarm), yaitu bola harus dipukul di bawah pinggang setelah bola dipantulkan atau sesuai aturan, tergantung regulasi. Sedangkan tenis memungkinkan servis atas (overhead), dengan teknik yang lebih variatif dan umumnya lebih kuat.
Dalam hal format permainan, padel hampir selalu dimainkan dalam format ganda (2 vs 2). Format tunggal (single) jarang dan tidak umum untuk kompetisi resmi. Sedangkan dalam lahraga tenis bisa memainkan tunggal maupun ganda.
Selain itu, dari segi skor, di padel menggunakan sistem yang sama dengan tenis, yakni “15, 30, 40, game,” set dan tie-break ketika diperlukan. Namun durasi pertandingan bisa lebih singkat tergantung format dan efisiensi rally. Tenis di level tinggi bisa melibatkan game yang sangat panjang dan kelelahan fisik lebih besar.
Padel vs Tenis, Apa Bedanya?
Padel memakai raket padat (solid), tidak bertali, dengan banyak lubang (perforated) untuk mengurangi hambatan udara dan mempermudah kontrol. Sedangkan tenis memakai raket bertali, dengan senar yang memberi efek spin, power, dan kontrol. Ukuran kepala raket, tipe senar, dan ketegangannya bisa sangat memengaruhi permainan.
Sedangkan dari segi bola, padel mirip bola tenis, tetapi menggunakan tekanan udara yang lebih rendah, sehingga pantulannya lebih rendah dan permainan menjadi sedikit lebih lambat. Sementara itu, bola tenis punya tekanan lebih tinggi, pantulan lebih kuat dan lebih cepat. Permainan tenis lebih mengandalkan kecepatan pantulan dan variasi spin. Selain dari segi bola dan raket, berikut beberapa perbedaan lain antara olahraga padel vs tenis.
| Aspek | Padel | Tenis |
|---|---|---|
| Ukuran Lapangan | 20 × 10 meter, selalu untuk ganda, dikelilingi dinding kaca/mesh. | Tentunya lebih besar: lapangan tunggal ~23,77 × 8,23 m, ganda ~23,77 × 10,97 m, terbuka tanpa dinding pantul. |
| Keliling & Dinding Pantul | Ada dinding kaca atau tembok dan mesh, bola bisa memantul dari dinding setelah memantul tanah. | Tak ada dinding pantul; bola harus melewati net dan tidak diperbolehkan memantul dari dinding. |
| Permukaan | Biasanya rumput sintetis, beton, atau material buatan khusus; lebih stabil karena ukuran kecil dan dinding membantu menjaga bola agar tetap dalam permainan. | Berbagai jenis: rumput (grass), tanah liat (clay), keras (hard court). Permukaan memengaruhi pantulan dan kecepatan permainan. |

