Mesir Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026. Tim nasional sepak bola Mesir akhirnya memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia FIFA 2026 setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Djibouti pada pertandingan kualifikasi zona Afrika (CAF). Kemenangan ini sekaligus menempatkan The Pharaohs di puncak klasemen Grup A. Meski meski masih menyisakan satu pertandingan, namun keunggulan poin mereka sudah tidak terkejar oleh rival-rivalnya.
Kepastian ini menjadi penebus absennya Mesir pada Piala Dunia Qatar 2022. Dengan skuad bertalenta, pengalaman pemain kunci, Mesir datang ke Amerika Utara tahun depan dengan ambisi besar, yakni mencatat sejarah dan meraih kemenangan pertama mereka di panggung Piala Dunia.
Di bawah komando pelatih kepala Hossam Hassan, Mesir menunjukkan performa meyakinkan sejak awal babak kualifikasi. Dalam sembilan pertandingan, The Pharaohs mencatat 19 gol dan hanya kebobolan dua gol. Hal ini menjadikan mereka sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di seluruh zona Afrika.
Kunci dari solidnya pertahanan Mesir tak lepas dari peran Mohamed El Shenawy, kiper veteran yang tampil luar biasa sepanjang kualifikasi dengan tujuh clean sheet. Bek tengah Mohamed Abdelmonem, yang kini bermain di Ligue 1 bersama Nice, juga menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan.
Kemenangan Telak atas Djibouti Jadi Tiket Mesir Lolos ke Piala Dunia 2026Â
Di lini depan, bintang Liverpool, Mohamed Salah, kembali menjadi pemain paling vital bagi Mesir. Sang kapten menyumbang sembilan gol dari total 19 gol yang dicetak timnya. Termasuk satu gol ke gawang Djibouti yang mengamankan tiket Piala Dunia.
Namun, Salah tidak bekerja sendirian. Trezeguet dan Zizo masing-masing menambah lima dan dua gol. Sementara dua pemain muda, Omar Marmoush dan Mostafa Mohamed, ikut memperkaya variasi serangan Mesir.
Menariknya, ini adalah kali keempat Mesir tampil di putaran final Piala Dunia, setelah sebelumnya berpartisipasi pada edisi 1934, 1990, dan 2018. Namun, dalam tiga kesempatan tersebut, The Pharaohs belum pernah sekalipun mencatatkan kemenangan.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Mesir tersingkir di fase grup setelah kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi. Saat itu, Mohamed Salah mencetak dua gol, namun kontribusinya belum cukup membawa Mesir melangkah lebih jauh.
Kini, dengan komposisi tim yang lebih matang dan kedalaman skuad yang merata, Mesir diyakini punya peluang lebih besar untuk membuat gebrakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Dari Kegagalan di Mesir di Piala Dunia Qatar 2022 Menuju Ambisi Baru di 2026
Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim, peluang bagi Mesir untuk lolos dari fase grup kini lebih terbuka. Dalam struktur yang terdiri dari 12 grup berisi 4 tim, dua tim teratas dari masing-masing grup serta delapan peringkat tiga terbaik akan melaju ke babak 32 besar.
Mesir memiliki modal kuat untuk tidak hanya menargetkan lolos dari grup, tapi juga melaju ke babak knockout.
Mesir kini tinggal menanti hasil drawing grup Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada awal 2026 mendatang. Mereka berpotensi satu grup dengan tim-tim kuat dari Eropa atau Amerika Selatan. Akan tetapi performa impresif di kualifikasi membuat Mesir patut diperhitungkan.
Turnamen sendiri akan dimulai pada Juni 2026 dan berlangsung selama lebih dari sebulan di 16 kota di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dengan tiket sudah di tangan, fokus Mesir kini beralih ke persiapan intensif menjelang turnamen akbar. Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) dikabarkan tengah menyusun agenda uji coba internasional melawan tim-tim elite dunia sebagai bagian dari pemanasan.

