MotoGP tengah memasuki fase evaluasi besar terkait standar keselamatan balapan setelah insiden mengerikan yang terjadi pada seri Catalunya 2026. Dua kecelakaan besar yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco memicu kekhawatiran serius dari penyelenggara, tim, hingga para pembalap mengenai tingkat risiko balapan modern.
Insiden paling menyita perhatian terjadi ketika Alex Marquez mengalami kecelakaan hebat setelah motornya bersentuhan dengan motor Pedro Acosta yang tiba-tiba melambat akibat gangguan teknis. Benturan keras tersebut membuat motor Marquez rusak parah dan bahkan terbelah menjadi dua bagian. Pembalap Gresini Racing itu pun dipastikan absen pada seri Mugello karena mengalami cedera serius di bagian tulang selangka dan leher.
Tak lama berselang, Johann Zarco juga mengalami kecelakaan mengerikan saat restart balapan. Rider asal Prancis itu mengalami cedera serius pada kaki setelah insiden di tikungan pertama yang melibatkan beberapa pembalap sekaligus. Peristiwa tersebut langsung memicu diskusi mendalam mengenai keamanan perangkat dan regulasi teknis di MotoGP.
Chief Sporting Officer MotoGP SEG, Carlos Ezpeleta, mengungkapkan bahwa pihak penyelenggara langsung mengadakan evaluasi menyeluruh usai balapan Catalunya berakhir. Menurutnya, ada empat aspek utama yang kini menjadi fokus pembahasan bersama seluruh tim dan pembalap.
“Setelah Barcelona, Race Direction dan MotoGP SEG ingin berbicara dengan semua tim untuk melihat apakah ada hal yang bisa diperbaiki,” ujar Ezpeleta dalam keterangan resminya, Jumat 29 Mei 2026.
Holeshot Terancam Dihapus Usai Kecelakaan Brutal Catalunya
Namun perhatian terbesar tertuju pada perangkat holeshot yang selama ini digunakan untuk membantu akselerasi motor saat start. Sistem tersebut bekerja dengan menurunkan posisi motor guna meminimalkan wheelie ketika pembalap membuka gas penuh. Meski efektif meningkatkan performa, sejumlah rider menilai perangkat itu justru menambah risiko kecelakaan karena membutuhkan proses pelepasan khusus ketika memasuki tikungan.
MotoGP sebenarnya sudah memiliki rencana untuk menghapus penggunaan perangkat holeshot mulai musim 2027. Akan tetapi, insiden Catalunya membuat wacana tersebut dipercepat. Larangan total kini sedang dipertimbangkan untuk diterapkan lebih awal demi meningkatkan faktor keselamatan.
Beberapa pembalap sebelumnya juga sempat meminta agar holeshot tidak digunakan di sirkuit tertentu seperti Le Mans, Silverstone, dan Phillip Island karena karakter tikungan pertama dinilai terlalu berbahaya jika seluruh motor melakukan akselerasi agresif secara bersamaan.
MotoGP Bergerak Cepat Benahi Sistem Keselamatan Balapan
Selain membahas holeshot, MotoGP juga mulai mengembangkan teknologi Crash Warning System. Sistem ini dirancang untuk memberikan peringatan otomatis kepada pembalap apabila terdapat motor rusak atau kecelakaan di area lintasan.
Teknologi tersebut diyakini dapat mengurangi risiko tabrakan beruntun seperti yang terjadi pada insiden Alex Marquez. Jika sebuah motor mengalami masalah teknis mendadak, pembalap lain akan menerima notifikasi lebih cepat sehingga dapat mengantisipasi situasi di depan mereka.
MotoGP juga mempertimbangkan penambahan perlindungan ekstra pada area roda belakang dan swingarm motor menyusul cedera parah yang dialami Zarco. Evaluasi tersebut akan menjadi agenda utama dalam pertemuan Safety Commission di Mugello dalam waktu dekat.

