Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992, Premier League menjelma sebagai mahkota tertinggi sepak bola Inggris, menggantikan era lama First Division. Bukan hanya nama kompetisi yang berubah, tetapi juga simbol supremasinya: trofi Premier League.
Jika trofi era First Division hanya berbalut perak polos dengan desain sederhana, Premier League membawa lambang baru – lebih megah, elegan, dan penuh makna.
Desain Megah: Lebar, Berat, dan Bermahkota Emas

Trofi Premier League bukan sekadar piala biasa. Dibuat oleh Royal Jewellers Asprey London, piala ini terbuat dari perak murni yang dilapisi emas 24 karat. Tingginya mencapai 104 cm, lebarnya 61 cm, dan bobotnya 25,4 kg. Menariknya, 15,9 kg dari berat total tersebut berasal dari alas trofi.
Alas ini tidak sembarang dibuat. Terbuat dari malachite, batu semi mulia berwarna hijau gelap yang diambil dari Afrika, bagian bawah trofi melambangkan lapangan sepak bola. Sementara desain keseluruhannya mengangkat tema “Tiga Singa Sepak Bola Inggris”. Dua singa berjaga di atas pegangan trofi, sedangkan singa ketiga dilambangkan lewat mahkota emas di puncak piala.
Berapa Harga Trofi Liga Inggris?
Meski terlihat mewah dan menjadi salah satu trofi paling ikonik di dunia, harga trofi Premier League terbilang “rendah” jika dibandingkan piala-piala elit lain. Nilai taksirannya berada di angka 18.796 poundsterling (Rp 413 juta).
Bandingkan dengan:
- Trofi Piala Dunia FIFA, yang mayoritas bagiannya terbuat dari emas, memiliki nilai fantastis mencapai 20 juta dolar AS (Rp 326 miliar).
- Ballon d’Or, trofi penghargaan individu paling prestisius di sepak bola, bernilai sekitar 805.439 dolar AS (Rp 13 miliar).
- Piala FA, kompetisi sepak bola tertua di dunia, dengan trofi seharga 1,18 juta dolar AS (Rp 19 miliar).
Namun, rendahnya harga material trofi Premier League tak menurunkan gengsi dan martabatnya. Sebab, nilainya tak sekadar dilihat dari perak dan emas, melainkan sejarah dan reputasi yang melekat di dalamnya.
Evolusi Simbol Juara: Dari First Division ke Premier League
Perubahan dari First Division ke Premier League pada awal dekade 1990-an memang tidak main-main. Trofi lama – sederhana dengan dominasi perak polos – digantikan dengan desain baru yang lebih “berwibawa”. Ukiran mahkota emas di pucuk piala menegaskan status Premier League sebagai liga dengan tatanan modern.
Bagian atas yang melebar dan pegangan dengan detail dua singa membuat trofi terlihat gagah kala diangkat di tengah lautan suporter. Desain ini sengaja dibuat agar trofi menjadi latar foto ikonik – momen keabadian bagi setiap tim yang berhasil menaklukkannya.
Apakah Klub Juara Boleh Menyimpan Trofi?
Jawabannya ya dan tidak. Klub yang menjuarai Premier League boleh menyimpan trofi, tetapi mereka wajib mengembalikannya setidaknya tiga minggu sebelum pertandingan liga terakhir musim berikutnya. Premier League sendiri menyiapkan dua trofi identik – satu untuk dipegang tim juara, satunya lagi digunakan liga untuk kebutuhan promosi dan media.
Hal unik pernah terjadi pada musim 2018/2019 saat Liverpool dan Manchester City bersaing ketat hingga pekan terakhir. Premier League menaruh satu trofi di kandang Manchester City ketika melawan Brighton, dan satu trofi lainnya di Anfield saat Liverpool menjamu Wolves.
Lebih dari Sekadar Piala
Nilai trofi Premier League tidak diukur dari mahalnya perak atau kilau emasnya. Nilainya justru hidup dari mimpi para pemain muda, kerja keras staf pelatih, peluh ribuan jam latihan, dan gemuruh tribun yang tak pernah sepi. Di balik beratnya 25 kg logam mewah, tersimpan beban harapan jutaan pendukung di seluruh dunia.
Maka tak heran, ketika akhirnya diangkat di panggung juara, trofi Premier League berubah dari sekadar piala – menjadi lambang bahwa mimpi, pengorbanan, dan kebanggaan telah bertemu di satu titik yang layak dirayakan: puncak Liga Inggris.
Trofi Emas Arsenal: Penghargaan Sejarah yang Tak Terlupakan

Meski hanya ada dua trofi resmi, Arsenal memiliki trofi ketiga yang berbeda dari yang lain. Pada musim 2003/2004, The Gunners menorehkan sejarah sebagai tim tak terkalahkan dalam satu musim Premier League – 26 kemenangan dan 12 hasil imbang dari 38 laga.
Sebagai penghargaan, Premier League memberikan trofi emas murni untuk dikenang selamanya. Hingga kini, Arsenal menjadi satu-satunya tim yang memiliki trofi Premier League emas tersebut.
Selain Trofi, Apa Lagi yang Diterima Tim Juara?
Selain trofi dan hadiah uang tunai yang mencapai 174,9 juta poundsterling (Rp 3,8 triliun) pada musim 2024/2025 yang diterima Liverpool, Premier League juga menyiapkan 40 medali juara.
Medali ini terbuat dari perak dengan diameter 5,7 cm, dan biasanya dibagikan kepada pelatih, pemain, hingga ofisial tim yang dianggap berjasa. Namun, ada syarat khusus bagi pemain: mereka harus tampil minimal lima kali dalam semusim untuk berhak menerima medali tersebut.
Jika klub membutuhkan tambahan medali, mereka dapat mengajukan permintaan khusus ke Dewan Liga Premier, dengan catatan jumlah pemain yang memenuhi syarat memang melebihi kuota

