Tim nasional Argentina U-20 kembali menunjukkan dominasinya di panggung sepak bola muda dunia. Pada Kamis (16/10) waktu Indonesia, skuad muda La Albiceleste sukses melangkah ke final Piala Dunia U-20 2025 setelah menumbangkan sesama wakil Amerika Selatan, Kolombia dengan skor tipis 1-0, di Stadion Nasional, Santiago, Cile.
Gol tunggal yang membawa Argentina ke partai puncak dicetak oleh Mateo Silvetti pada menit ke-71. Penyerang muda yang kini membela klub MLS Inter Miami itu tampil gemilang dalam laga yang berlangsung ketat sejak menit pertama.
Pertandingan semifinal ini berjalan dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama tampil disiplin dan mengandalkan kekuatan lini tengah untuk menguasai permainan. Sejak awal, duel sengit antarlini menjadi tontonan menarik, dengan kedua tim berusaha keras mencari celah untuk mencetak gol.
Pada babak pertama, Argentina dan Kolombia nyaris tidak menciptakan peluang bersih. Pertahanan yang solid dari kedua sisi membuat bola lebih banyak berputar di lini tengah. Pelatih Argentina U-20, Diego Placente, kemudian melakukan langkah cerdas di babak kedua.
Dengan mengorbankan satu pemain bertahan dan memasukkan gelandang serang, Placente mengubah formasi menjadi lebih menyerang. Strategi itu terbukti efektif. Argentina mulai menekan sejak awal babak kedua dan berhasil menguasai penguasaan bola.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-71. Setelah serangan bertubi-tubi, Mateo Silvetti berhasil memanfaatkan kelengahan bek Kolombia dalam mengantisipasi bola rebound. Dengan sekali kontrol, Silvetti melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dijangkau oleh kiper Kolombia, Juan Palacios.
Tertinggal satu gol, Kolombia mencoba bangkit. Namun upaya mereka semakin sulit setelah Jhon Renteria menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras pada menit ke-78. Bermain dengan 10 pemain, Kolombia kehilangan intensitas serangan mereka.
Meski terus menekan di menit-menit akhir, pertahanan Argentina tampil solid hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 1-0 cukup untuk mengantarkan Argentina ke final kesembilan mereka sepanjang sejarah Piala Dunia U-20.
Dominasi Argentina di Level U-20 Terus Berlanjut
Dengan hasil ini, Argentina berpeluang menambah koleksi gelar juara dunia U-20 mereka yang sudah berjumlah enam trofi. Kemenangan atas Kolombia juga memperpanjang rekor impresif mereka di turnamen tahun ini, di mana mereka belum terkalahkan dan hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan.
Pada fase grup, Argentina menyapu bersih tiga kemenangan atas Jepang, Senegal, dan Ekuador. Di babak gugur, mereka mengalahkan Meksiko 2-0 dan kini Kolombia 1-0. Sementara itu, hasil ini menghentikan laju mengesankan Kolombia U-20 yang sebelumnya menyingkirkan Spanyol 3-2 lewat hattrick dari Neiser Villarreal di babak perempat final.
Anak asuh Cesar Torres tampil impresif sepanjang turnamen, namun gagal menembus pertahanan kokoh Argentina. Meski begitu, Kolombia masih memiliki satu laga tersisa yaitu perebutan tempat ketiga melawan Prancis, yang juga kalah dari Maroko di semifinal lainnya.

