Pecco Bagnaia resmi berpisah dengan Ducati di MotoGP 2027. Dunia MotoGP kembali diguncang perubahan besar. Tim pabrikan Ducati secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Francesco “Pecco” Bagnaia setelah delapan tahun kebersamaan yang penuh prestasi dan momen emosional. Keputusan ini berlaku efektif setelah musim MotoGP 2026 berakhir.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ducati melalui kanal media sosial resmi mereka. Dalam pernyataannya, tim asal Borgo Panigale itu menyebut bahwa perjalanan bersama Bagnaia telah menjadi bagian penting dalam sejarah tim, meski kini keduanya harus menempuh jalan berbeda.
“Jalan yang berbeda, tantangan baru, namun betapa indahnya perjalanan penuh emosi yang kita lalui bersama ❤️ @pecco63 dan @ducati akan berpisah pada akhir musim @motogp 2026,” tulis Ducati dalam unggahan perpisahan tersebut.
Keluarnya Bagnaia sekaligus menutup satu era penting di Ducati. Pembalap asal Italia itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu pilar utama tim dan bahkan sempat membawa Ducati meraih gelar juara dunia. Namun performanya dalam beberapa musim terakhir mengalami penurunan signifikan.
Bagnaia Hengkang, Acosta Siap Dampingi Marquez
Pada musim MotoGP 2026, Bagnaia kesulitan tampil konsisten. Ia belum mampu meraih satu pun kemenangan dan hanya beberapa kali naik podium. Hasil terbaiknya adalah finis ketiga sebanyak empat kali secara beruntun di beberapa seri awal musim. Kondisi tersebut membuat posisinya di klasemen sementara merosot hingga berada di luar lima besar.
Sebagai pengganti, Ducati langsung bergerak cepat mengamankan tanda tangan pembalap muda berbakat asal Spanyol, Pedro Acosta. Rider berusia 22 tahun itu resmi dikontrak selama dua musim mulai 2027 dan akan menjadi bagian dari tim utama Ducati Lenovo.
Dalam pengumuman lanjutannya, Ducati menggambarkan perekrutan Acosta sebagai langkah besar yang penuh perhitungan. Mereka menyebut bahwa pembalap muda tersebut memiliki potensi luar biasa untuk menjadi bintang masa depan MotoGP.
“Setiap langkah adalah risiko yang telah diperhitungkan, tak ada ruang untuk kesalahan🎮 Permainan berakhir❌ @37pedroacosta berhasil lolos dari pertarungan terakhir💥 Selamat bergabung, Pedro! 🦈,” tulis Ducati.
Acosta sendiri tampil impresif sepanjang musim 2026 bersama tim sebelumnya. Ia beberapa kali naik podium dan secara konsisten bersaing di posisi papan atas. Saat ini, ia bertengger di peringkat empat klasemen sementara, membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di grid MotoGP.
Menariknya, kehadiran Acosta di Ducati akan membuatnya menjadi rekan setim Marc Marquez mulai musim 2027. Marquez sendiri telah lebih dulu memperpanjang kontraknya hingga 2028, menjadikan duet ini sebagai salah satu kombinasi paling dinantikan di dunia balap motor.
Kombinasi Marquez dan Acosta diprediksi akan membawa Ducati ke era baru dominasi. Pengalaman Marquez yang sudah matang dipadukan dengan agresivitas serta kecepatan Acosta diyakini akan menciptakan kekuatan besar di lintasan.
Sementara itu, kepergian Bagnaia membuka spekulasi baru mengenai masa depannya di MotoGP. Beberapa tim dikabarkan mulai memantau situasinya, meski belum ada konfirmasi resmi terkait langkah selanjutnya.

