Arsenal resmi mengumumkan bahwa William Saliba meneken kontrak jangka panjang baru di Emirates, meski sebelumnya santer dikaitkan dengan Real Madrid. Langkah ini dinilai sebagai pukulan diplomatis oleh Arsenal untuk menjaga kestabilan skuad dan membendung minat klub-klub besar terhadap pemain intinya.
Saliba bergabung ke Arsenal pada 2019 dari Saint-Étienne dan sempat dipinjamkan ke beberapa klub sebelum menjadi tulang punggung lini belakang. Saat ini, kontrak lama Saliba masih berlaku hingga musim panas 2027.
Namun pihak klub khawatir memasuki 18 bulan terakhir kontrak akan membuka peluang perpindahan mahal atau gratis bagi klub lain. Dengan penandatanganan kontrak baru ini, Arsenal menegaskan bahwa Saliba adalah bagian dari masa depan klub. Kalimat tersebut menggarisbawahi bahwa selain aspek finansial dan status pemain, kenyamanan dan rasa memiliki di klub juga menjadi pertimbangan penting bagi Saliba.
The moment we’ve all been waiting for ✍️ pic.twitter.com/Dyc6R8mXW4
— Arsenal (@Arsenal) September 30, 2025
Real Madrid Dikabarkan Tengah Memantau Saliba
Sejak musim lalu, Real Madrid secara intensif ikut memantau situasi kontrak Saliba. Madrid dilaporkan melihat peluang membeli Saliba dengan harga relatif lebih murah di tengah sisa kontraknya. Namun, dengan perpanjangan kontrak ini, kemungkinan Real Madrid harus mengajukan penawaran tinggi untuk membujuk Arsenal melepas bek utamanya.
Arsenal selangkah lebih awal menutup potensi itu. Meski rumor transfer terus mencuat, klub berjuluk The Gunners tampak berhasil meredamnya dengan memperpanjang masa depan Saliba bersama tim.
Keputusan memperpanjang kontrak Saliba juga mencerminkan pergeseran strategi Andrea Berta, direktur olahraga baru Arsenal. Dalam beberapa bulan terakhir, Berta fokus memastikan bahwa tokoh-tokoh inti mempertahankan komitmen jangka panjang. Selain Saliba, pemain seperti Gabriel Magalhães, Myles Lewis‑Skelly, Ethan Nwaneri, dan Leandro Trossard juga sudah meneken kontrak baru.
Dengan pondasi pertahanan yang lebih kokoh, Berta kini diharapkan akan mengalihkan perhatian ke pembaruan kontrak pemain-pemain ofensif sensasional seperti Bukayo Saka, yang kontraknya juga mendekati masa tenggang.

