11 Aturan Kick Off dalam Sepak Bola

Setiap pertandingan sepak bola, baik di level profesional seperti Liga Premier maupun di liga amatir, dimulai dengan kick-off.

Kick-off adalah momen ketika bola diletakkan di titik tengah (tanda di garis tengah lapangan) dan satu tim memulai permainan dengan mengoper bola kepada rekan setimnya.

Kick-off digunakan untuk memulai kedua babak pertandingan dan kedua babak perpanjangan waktu (jika dimainkan), serta untuk melanjutkan permainan setelah terjadi gol. Dalam situasi ini, kick-off dilakukan oleh tim yang kebobolan. Tim yang melakukan kick-off di awal pertandingan ditentukan melalui lemparan koin yang dilakukan oleh wasit.

Sering kali, tim akan mencoba meluncurkan bola jauh ke dalam area pertahanan lawan segera setelah melakukan kick-off. Strategi ini dirancang untuk mendapatkan wilayah dan segera menekan garis pertahanan lawan, yang kadang menghasilkan peluang awal yang berbahaya.

Meskipun beberapa tim merancang cara untuk memanfaatkan gerakan kick-off yang telah dilatih dengan baik, sangat jarang kick-off langsung menghasilkan gol. Namun, jenis tendangan bebas yang sering diabaikan ini dapat menciptakan momen-momen yang sangat menarik.

Aturan Kick Off dalam Sepak Bola

Kick off adalah tendangan yang digunakan untuk memulai permainan sepak bola. Tendangan ini dilakukan untuk memulai babak pertama, babak kedua, babak perpanjangan waktu, serta setelah terjadi gol.

Berikut adalah aturan dalam melakukan tendangan kick off:

  1. Untuk memulai pertandingan di awal babak, wasit akan melempar koin. Tim yang memenangkan lemparan koin dapat memilih antara menentukan gawang atau melakukan tendangan kick off terlebih dahulu.
  2. Berdasarkan pilihan tersebut, tim yang memilih gawang akan melakukan kick off pada babak kedua, sedangkan kick off pada babak pertama dilakukan oleh tim lawan.
  3. Kick off juga dilakukan setelah terjadi gol, di mana tim yang kebobolan akan melakukan kick off.
  4. Ketika kick off dilakukan, setiap pemain kecuali penendang harus berada di separuh lapangan timnya sendiri.
  5. Lawan dari tim yang melakukan kick off harus berada minimal 9,15 meter dari bola hingga bola ditendang.
  6. Bola harus diam di titik tengah sebelum tendangan dilakukan.
  7. Kick off hanya boleh dilakukan setelah wasit memberikan isyarat.
  8. Setelah bola ditendang dan bergerak, bola dapat langsung ditendang untuk mencetak gol.
  9. Jika bola langsung masuk ke gawang penendang, tendangan sudut diberikan kepada tim lawan.
  10. Jika penendang menyentuh bola lagi sebelum bola disentuh pemain lain, itu dianggap pelanggaran dan tim lawan mendapatkan tendangan bebas tidak langsung.
  11. Jika terjadi pelanggaran lain terhadap prosedur kick off, tendangan kick off harus diulang.
Baca Juga:  Jenis Angkatan dalam Olaraga Angkat Besi & Penjelasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERPOPULER

BERITA TERBARU