Seorang striker hebat kerap menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan. Dalam dunia sepak bola, pemain yang mampu menjebol gawang lawan secara konsisten selalu menjadi sosok paling dirayakan. Tak heran jika harga mereka pun melambung tinggi—karena gol adalah mata uang utama dalam pertandingan. Striker terbaik Dunia
Nama-nama legendaris seperti Eusebio, Pele, Ferenc Puskas, hingga Ronaldo telah menorehkan sejarah sebagai penyerang paling ditakuti di masanya. Namun, siapa yang layak disebut sebagai striker terbaik di dunia saat ini?
10. Serhou Guirassy (Borussia Dortmund)

Guirassy merupakan contoh striker yang berkembang belakangan namun mampu tampil konsisten di level tertinggi. Setelah melewati sejumlah klub tanpa banyak sorotan, ia menemukan ketajamannya di Ligue 1 bersama Amiens dan Rennes.
Puncaknya terjadi di Stuttgart, di mana ia mencetak 44 gol dalam 58 laga. Kini di Dortmund, pemain asal Guinea ini langsung menunjukkan kelasnya sejak awal musim.
9. Viktor Gyökeres (Sporting CP)
Kisah Gyökeres adalah transformasi dari pemain pelapis di Championship menjadi striker utama yang bersinar di kompetisi Eropa. Ia tidak pernah tampil sebagai starter di Premier League selama empat tahun di Brighton, dan sempat melempem saat dipinjamkan ke Swansea.
Namun, perpindahannya ke Coventry jadi titik balik—mencetak 40 gol dalam 97 laga—hingga akhirnya pindah ke Sporting CP dan tampil luar biasa dengan hampir satu gol tiap laga.
8. Victor Osimhen (Galatasaray)

Nama Osimhen mencuat usai membawa Napoli meraih gelar Serie A 2022/23, gelar pertama klub itu dalam lebih dari tiga dekade. Namun, perselisihan internal dan rumor transfer membuatnya tersingkir dari skuad utama.
Pada akhirnya, ia dipinjamkan ke Galatasaray. Meskipun begitu, ketajamannya sebagai salah satu striker elit dunia tetap membuatnya diburu banyak klub besar.
7. Lionel Messi (Inter Miami)
Meski kini bermain di MLS, Lionel Messi masih menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Ia tak hanya memberikan dampak instan di Inter Miami, tetapi juga tetap konsisten membawa Argentina berjaya di level internasional.
Setelah memenangi Piala Dunia 2022, keputusan meninggalkan PSG demi ketenangan di Amerika Serikat terasa sangat masuk akal.
6. Lautaro Martinez (Inter Milan)
Kapten Inter ini terus menegaskan dirinya sebagai striker komplet. Tiga musim berturut-turut ia menembus batas 20 gol, bahkan dengan jumlah pertandingan lebih sedikit. Lautaro mampu turun membantu build-up, namun juga berbahaya saat masuk ke kotak penalti.
Trofi demi trofi ia raih bersama klub dan timnas Argentina, menjadikannya sebagai ujung tombak modern yang menakutkan.
5. Robert Lewandowski (Barcelona)

Meski sudah memasuki akhir kariernya, Lewandowski masih menunjukkan insting predator di depan gawang. Striker asal Polandia ini mencetak 23 gol di musim debutnya bersama Barcelona dan membantu klub meraih gelar La Liga.
Ia terus konsisten mencetak gol di musim berikutnya. Dengan pergerakan cerdas dan penyelesaian akhir mematikan, Lewandowski adalah penyerang kotak penalti klasik yang masih relevan di era modern.
4. Alexander Isak (Newcastle United)
Isak merupakan penyerang masa depan dengan kualitas yang sudah terlihat sejak muda. Setelah mencuat di Borussia Dortmund, namanya benar-benar bersinar di Real Sociedad.
Kini bersama Newcastle, ia tampil impresif dengan 21 gol dalam 30 pertandingan Premier League musim lalu. Pergerakannya elegan, teknik tinggi, dan penyelesaian akhirnya sangat efisien.
3. Erling Haaland (Manchester City)

Haaland seperti mesin pencetak gol dari masa depan. Sejak bergabung dengan Manchester City pada 2022, ia hampir mencetak satu gol di setiap pertandingan. Ia sudah mengoleksi dua gelar Premier League, satu Liga Champions, dan satu FA Cup dalam dua musim pertamanya. Posturnya besar, kecepatannya mengejutkan, dan penyelesaiannya nyaris sempurna.
2. Harry Kane (Bayern Munich)
Menempatkan Kane di atas Haaland mungkin kontroversial, tapi tak bisa dikesampingkan. Sejak pindah ke Bayern, Kane tampil luar biasa dengan rasio gol yang sangat tinggi. Ia juga telah membuktikan kualitasnya bersama Tottenham dan timnas Inggris sebagai top skor sepanjang masa.
Selain tajam, Kane punya keunggulan sebagai playmaker—kemampuannya turun ke tengah dan mengatur permainan memberi dimensi berbeda dari penyerang tradisional.
1. Kylian Mbappé (Real Madrid)
Akhirnya, Mbappé bergabung dengan klub yang sepadan dengan bakat luar biasanya. Kecepatannya, dribelnya yang tajam, dan penyelesaian akhir yang klinis menjadikannya striker terbaik dunia saat ini.
Ia mencetak hat-trick di final Piala Dunia 2022 dan merebut Golden Boot, serta terus mengoleksi trofi demi trofi. Kini di Real Madrid, ia siap mendominasi panggung Eropa.

