Timnas bola voli putra Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru dengan menjuarai SEA V League 2025 setelah meraih kemenangan dramatis atas Thailand pada putaran kedua yang digelar di Jakarta International Velodrome, Minggu (20/7/2025) malam.
Laga yang berlangsung sengit selama lima set ini menjadi penentu supremasi voli Asia Tenggara. Sekaligus mempertegas dominasi Tim Merah Putih yang tampil tanpa cela sepanjang turnamen. Kemenangan ini juga menandai gelar ketiga Indonesia dalam sejarah SEA V League, menyamai catatan Thailand sebagai negara tersukses.
Pertandingan puncak antara Indonesia vs Thailand benar-benar menyajikan tontonan kelas atas. Ribuan penonton yang memadati Velodrome dibuat tegang sejak awal pertandingan. Kedua tim tampil agresif dengan tempo cepat dan pertahanan solid.
Indonesia yang dimotori oleh Rivan Nurmulki dan Jassen Nathanael memulai set pertama dengan baik. Permainan terbuka yang ditampilkan kedua tim membuat skor terus ketat dan saling susul-menyusul hingga mencapai 10-10.
Namun, menjelang akhir set pertama, Thailand mampu memanfaatkan celah di sisi pertahanan Indonesia. Meskipun sempat menahan laju lawan, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 27-29.
Tidak ingin kehilangan momentum, Indonesia bangkit di set kedua. Melalui servis akurat dan serangan tajam dari Boy Arnez dan Farhan Halim, tim asuhan pelatih Jeff Jiang Jie mulai mendominasi permainan. Keunggulan tujuh poin, 12-5, menjadi titik balik. Indonesia mempertahankan konsistensi hingga menutup set kedua dengan skor telak 25-15.
Drama Lima Set: Indonesia vs Thailand
Memasuki set ketiga, giliran Jassen Nathanael yang tampil sebagai motor serangan. Pemain muda ini tampil impresif dengan variasi spike dan servis yang menyulitkan lawan. Meskipun Thailand sempat memperkecil jarak dan mencoba mengejar, Indonesia tetap unggul tipis di akhir set 25-23.
Kedudukan menjadi 2-1 untuk Indonesia. Tak ingin kalah, Thailand mencoba bangkit di set keempat. Saling balas serangan kembali terjadi dan laga kembali berlangsung dalam tensi tinggi.
Thailand memimpin 18-16 di pertengahan set. Upaya Indonesia untuk mengejar tak membuahkan hasil karena konsistensi pemain Thailand menjaga tempo hingga menutup set dengan skor 25-22. Pertandingan harus ditentukan lewat set kelima.
Set kelima menjadi penentu sekaligus penegasan karakter tangguh tim Indonesia. Dalam set ini, para pemain tampil penuh semangat dan percaya diri. Rivan Nurmulki menjadi pahlawan dengan sejumlah spike keras yang tak mampu dibendung lawan.
Meski Thailand sempat memperkecil ketertinggalan, kesalahan servis dari pemain mereka menjadi penutup pertandingan dramatis ini. Indonesia menang 15-13 dan memastikan gelar juara SEA V League 2025. Dengan gelar ini, Indonesia resmi menyamai pencapaian Thailand sebagai negara tersukses sepanjang sejarah SEA V League, masing-masing dengan tiga gelar.

