Kegembiraan berubah menjadi petaka bagi Liverpool dan Hugo Ekitike dalam laga Carabao Cup melawan Southampton, Rabu (24/9) dini hari WIB. Penyerang muda asal Prancis itu berhasil mencetak gol kemenangan yang membawa The Reds melaju ke putaran keempat. Namun, selebrasi berlebihan ala Lionel Messi yang dilakukannya malah berbuah kartu merah dan potensi hukuman berat dari klub.
Pada menit ke-85, Ekitike sukses menutup kemenangan Liverpool dengan gol kedua yang sangat krusial. Berkat umpan cermat Federico Chiesa, sang striker memaksa gawang Southampton kembali kebobolan setelah sebelumnya Alexander Isak membuka keunggulan Liverpool dan tim tamu sempat menyamakan skor lewat Shea Charles.
Namun kegembiraan itu tak berlangsung lama. Selebrasi Ekitike yang melepas jersey dan mengangkatnya ke arah tribun Anfield dianggap wasit Thomas Bramall sebagai pelanggaran. Apalagi pemain bernomor punggung 22 itu sudah menerima kartu kuning sebelumnya. Kartu merah pun langsung diberikan. Hal itu membuat The Reds harus bermain dengan sepuluh orang sampai pertandingan usai.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap tindakan Ekitike. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Slot mengungkapkan bahwa kartu kuning pertama sebenarnya sudah tidak perlu didapat oleh Ekitike, apalagi dengan selebrasi yang berlebihan.
“Tidak perlu? Ya. Dan itu bodoh,” kata Slot tegas.
“Kartu kuning pertamanya pun sebenarnya sudah tidak perlu. Dalam sepak bola, emosi harus bisa dikendalikan,” tambahnya.
Hukuman Berat Menanti Ekitike?
Liverpool disebut-sebut akan menjatuhkan denda berat kepada Hugo Ekitike, setara dua pekan gajinya, sebagai bentuk teguran keras. Dengan bayaran sekitar 200 ribu pound per pekan, striker muda ini bisa kehilangan sekitar 400 ribu pound atau hampir Rp9 miliar.
Denda tersebut dipandang perlu agar Hugo Ekitike sadar akan tanggung jawabnya sebagai pemain profesional yang bermain di level tertinggi. Selain itu, kartu merah ini berarti Ekitike harus absen saat Liverpool menghadapi Crystal Palace di Premier League akhir pekan ini.
Hal ini menjadi pukulan bagi Liverpool karena Alexander Isak yang menjadi alternatif striker juga belum fit sepenuhnya. Meski begitu, Ekitike diperkirakan bisa kembali bermain saat Liverpool bertemu Galatasaray di Liga Champions.

