Pevoli putra Indonesia, Farhan Halim tengah menjadi sorotan utama publik olahraga Tanah Air. Julukan “Monster Ace” tak diberikan secara cuma-cuma. Lewat servis keras dan smash mematikan, Farhan kini menapaki tangga kejayaan tertingginya denga bergabung bersama Nagano Tridents, klub elit di Liga Voli Jepang.
Farhan Halim lahir pada 26 April 2001 di Cimahi, Jawa Barat. Dengan tinggi badan 193 cm, ia menempati posisi opposite hitter. Ini merupakan posisi krusial yang menuntut kekuatan, kecepatan, dan akurasi tinggi. Sejak remaja, Farhan sudah menekuni dunia voli lewat klub lokal Pasundan Bandung, tempat ia mengasah teknik dasar dan membangun fondasi mental bertanding.
Namun, perjalanan kariernya tidak berjalan mulus. Sebuah kecelakaan tragis menyebabkan jari kelingking kirinya harus diamputasi. Tak lama berselang, ia juga mengalami cedera ligamen (ACL dan MCL) yang memaksanya absen lama dari lapangan. Banyak yang mengira kariernya akan tamat. Tapi Farhan justru menjadikan titik nadir itu sebagai pijakan untuk bangkit.
Perjalan Karier Farhan Halim di Proliga dan Timnas Indonesia
Tahun 2019, Farhan memulai debut profesionalnya bersama Jakarta Pertamina Energi. Penampilannya yang menjanjikan membuatnya direkrut Jakarta Bhayangkara Presisi, salah satu tim kuat Proliga. Di sinilah julukan “Monster Ace” mulai melekat pada dirinya.
Pada ajang Proliga 2022 dan 2023, Farhan menyabet penghargaan Best Server. Lalu di Proliga 2025, ia dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Tak hanya di klub, Farhan juga menjadi andalan Timnas Voli Putra Indonesia. Ia ikut menyumbangkan dua medali emas SEA Games pada tahun 2021 dan 2023, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah voli nasional.
Salah satu momen tak terlupakan terjadi di SEA Games 2021. Saat itu, smash kerasnya mengenai wajah pemain Vietnam dan menjadi viral di media sosial. Aksi itu menjadi simbol agresivitas dan keberanian Farhan di lapangan.
Karier Internasional Farhan Halim: Thailand, UEA, dan Kini Jepang
Sukses di level nasional membuka pintu internasional. Farhan sempat memperkuat Hatta Club Dubai (UEA) dan Nakhon Ratchasima VC (Thailand). Bersama klub Thailand, ia meraih gelar juara dan membuktikan dirinya layak bersaing di level regional.
Namun puncak prestasi datang pada 2025. Setelah tampil gemilang di Proliga, Farhan resmi diumumkan sebagai pemain baru VC Nagano Tridents, salah satu klub elite di V.League Jepang. Ia menyusul jejak Rivan Nurmulki dan Doni Haryono, dua pemain senior Indonesia yang juga pernah membela tim yang sama.
View this post on Instagram
Profil & Biodata Farhan Halim
| Informasi Pribadi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Lengkap | Farhan Halim |
| Tempat, Tanggal Lahir | Cimahi, Jawa Barat, 26 April 2001 |
| Usia | 24 tahun (per Oktober 2025) |
| Tinggi Badan | 193 cm |
| Posisi | Opposite Hitter |
| Julukan | “Monster Ace” |
| Klub Saat Ini | VC Nagano Tridents (Liga Voli Jepang) |
| Klub Sebelumnya | Jakarta Bhayangkara Presisi, Nakhon Ratchasima VC, Hatta Club Dubai |
| Tim Nasional | Timnas Voli Putra Indonesia |
| @ieufarhan |
Prestasi Farhan Halim
Individu
-
Most Valuable Player (MVP) Proliga 2025
-
Best Server Proliga 2022 & 2023
Tim Nasional
-
Medali Emas SEA Games 2021 (Vietnam)
-
Medali Emas SEA Games 2023 (Kamboja)
-
Medali Perak SEA Games 2019 (Filipina)
Klub Internasional
-
Juara Liga Voli Thailand bersama Nakhon Ratchasima VC
-
Pernah bermain untuk Hatta Club Dubai (UEA)
-
Resmi bergabung dengan VC Nagano Tridents, klub elit Liga Voli Jepang (2025)
Klub Nasional
-
Membawa Jakarta Bhayangkara Presisi juara Proliga
-
Kontributor utama dalam berbagai kemenangan penting di Proliga 2022–2025

