Fabio Quartararo. Perubahan besar akan segera terjadi di ajang MotoGP. Menjelang penerapan regulasi baru pada musim 2027, para pabrikan mulai mempersiapkan diri dengan mengembangkan motor generasi terbaru berkapasitas 850 cc. Salah satu momen penting dalam proses tersebut adalah sesi pengujian yang akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada 22 Juni 2026.
Namun, ada satu nama besar yang tidak masuk dalam daftar pembalap Yamaha untuk tes bersejarah tersebut, yakni Fabio Quartararo. Keputusan ini sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan penggemar MotoGP, mengingat Quartararo merupakan salah satu pembalap utama Yamaha dalam beberapa musim terakhir.
Meski awalnya merasa kecewa, pembalap asal Prancis itu kini memilih menerima keputusan tim dan memahami alasan yang melatarbelakanginya.
Yamaha Fokus pada Masa Depan
Tes di Brno menjadi langkah awal bagi seluruh pabrikan dalam menyambut era baru MotoGP. Regulasi 2027 akan membawa sejumlah perubahan signifikan, mulai dari penggunaan mesin 850 cc yang lebih kecil dibandingkan motor saat ini, hingga penyederhanaan perangkat aerodinamika.
Selain itu, perangkat ride-height device yang selama ini menjadi bagian penting dalam performa motor juga akan dihapus. MotoGP juga akan memasuki era baru penggunaan ban dari Pirelli yang menggantikan pemasok sebelumnya.
Melihat pentingnya pengembangan tersebut, Yamaha memilih strategi berbeda dibandingkan para rivalnya. Pabrikan asal Jepang itu hanya melibatkan pembalap yang diproyeksikan menjadi bagian dari proyek jangka panjang mereka.
Pilihan Yamaha jatuh kepada Toprak Razgatlioglu yang dipastikan bergabung mulai musim 2027 serta pembalap penguji Augusto Fernandez. Keduanya dianggap memiliki peran strategis dalam memberikan masukan untuk pengembangan motor generasi berikutnya.
Sementara itu, nama Fabio Quartararo tidak termasuk dalam daftar peserta tes.
Masa Depan Quartararo Masih Menjadi Teka-Teki
Keputusan Yamaha tidak bisa dilepaskan dari berbagai spekulasi mengenai masa depan Quartararo. Dalam beberapa bulan terakhir, juara dunia MotoGP 2021 tersebut terus dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke Honda pada akhir musim 2026.
Rumor tersebut membuat status Quartararo di Yamaha menjadi sorotan. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kelanjutan kerja sama kedua pihak setelah kontraknya berakhir.
Situasi inilah yang diyakini menjadi salah satu alasan Yamaha lebih memilih melibatkan pembalap yang telah dipastikan masuk dalam proyek jangka panjang mereka.
Meski demikian, Quartararo tidak menunjukkan sikap kecewa berlebihan. Ia mengakui keputusan tersebut cukup masuk akal dari sudut pandang tim.
Menurutnya, Yamaha tentu ingin menjaga kerahasiaan sekaligus fokus mengembangkan motor masa depan bersama pembalap yang kemungkinan besar akan menjadi bagian dari proyek tersebut dalam beberapa tahun ke depan.
Tetap Siap Membantu Yamaha
Walaupun tidak mendapat kesempatan menjajal motor 850 cc di Brno, Quartararo menegaskan dirinya tetap profesional. Ia bahkan menyatakan siap membantu apabila Yamaha membutuhkan masukan atau partisipasinya dalam sesi pengujian berikutnya.
“Menurut saya itu cukup normal. Tetapi jika mereka meminta saya, tentu saja saya akan melakukan tes,” kata Quartararo seperti dilansir dari Crash.
Sikap tersebut menunjukkan komitmen dan kedewasaan Quartararo sebagai pembalap profesional. Di tengah ketidakpastian mengenai masa depannya, ia tetap membuka peluang untuk berkontribusi terhadap pengembangan motor Yamaha.
Pembalap berusia 27 tahun itu juga tidak merasa dirugikan karena masih ada beberapa agenda pengujian sebelum regulasi baru resmi diberlakukan pada 2027.
Kesempatan Masih Terbuka
MotoGP telah menjadwalkan sejumlah tes lanjutan guna menyempurnakan pengembangan motor dan ban generasi baru. Salah satu sesi penting berikutnya akan berlangsung setelah MotoGP Austria pada pertengahan September mendatang.
Tes tersebut berpotensi menjadi kesempatan bagi pembalap yang belum ikut serta di Brno untuk mulai beradaptasi dengan karakter mesin 850 cc serta ban Pirelli.
Bagi Quartararo, peluang itu bisa menjadi momen penting untuk memahami arah perkembangan MotoGP masa depan. Terlebih, pengalaman dan kemampuan teknisnya selama ini dikenal sangat membantu proses pengembangan motor.
Meski tidak terlibat dalam tes perdana, Fabio Quartararo tampaknya memilih fokus pada tugas utamanya di musim 2026. Dengan persaingan yang masih ketat dan masa depan yang belum pasti, pembalap Prancis itu kini berusaha menjaga performa terbaiknya sambil menunggu langkah besar berikutnya dalam karier MotoGP-nya.

