Setelah insiden tragis di MotoGP Indonesia (Mandalika), Marc Marquez akhirnya mengambil langkah medis nyata. Pada Senin (13/10/2025), pembalap Ducati Lenovo itu menjalani operasi pada bahu kanannya di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid. Operasi ini menjadi titik balik dalam proses penyembuhan cedera yang ia alami dalam kecelakaan bersama Marco Bezzecchi.
Dalam unggahan Instagram-nya, Marquez menyampaikan bahwa operasi telah berjalan lancar dan ia memasuki fase pemulihan penuh. “Operasi selesai, semua berjalan lancar. Terima kasih atas semua pesan dan dukungan Anda. Mode pemulihan telah diaktifkan! Dan jangan lupa… KAMI JUARA DUNIA,” tulisnya.
Kronologi Cedera Marc Marquez: Dari Insiden Mandalika hingga Keputusan Operasi
Kecelakaan yang menyebabkan cedera berat itu terjadi pada lap pertama MotoGP Indonesia di Mandalika, ketika Marquez bersenggolan dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia di tikungan 7. Benturan itu melontarkan Marquez keluar lintasan, dan ia tampak memegangi bagian bahu kanannya.
Ducati dalam pernyataannya menyebut bahwa hasil pemindaian awal menunjukkan adanya fraktur pada dasar korakoid (bagian tulang selangka) serta kerusakan ligamen pada sendi akromioklavikularis.
Awalnya tim medis merencanakan penanganan konservatif, imobilisasi dan terapi mengingat bahu Marquez sebelumnya sudah menjalani operasi dalam beberapa kesempatan. Namun setelah satu minggu, kondisi tidak menunjukkan stabilisasi yang cukup. Maka tim memutuskan untuk mengambil tindakan operasi demi mencegah ketidakstabilan lebih lanjut.
Pihak Ducati resmi menyatakan bahwa operasi berjalan sukses. Fokus utama operasi adalah stabilisasi bedah dan perbaikan ligamen yang rusak untuk mengembalikan fungsi bahu sebanyak mungkin.
Setelah operasi, Marquez langsung memberi kabar kepada publik melalui media sosial bahwa kondisinya membaik dan ia siap menjalani fase pemulihan. Dalam pernyataannya, ia berterima kasih atas dukungan para penggemar dan menegaskan bahwa semangatnya tetap tinggi.
View this post on Instagram
Marc Marquez 16 Minggu Menepi?
Salah satu isu utama pasca operasi adalah lamanya waktu pemulihan. Dari analisis medis yang muncul di media, Marc Marquez dikabarkan harus menepi hingga sekitar 16 minggu.
Dokter Pedro Luis Ripoll dalam analisanya menyebut bahwa fungsi bahu yang cedera, terutama bila melibatkan patahan dan ligamen, memang memerlukan waktu pemulihan lebih lama. Namun, prognosisnya disebut “baik” jika proses rehabilitasi dijalani sesuai protokol.
Dengan estimasi 16 minggu, Marquez kemungkinan akan menepi hingga menjelang akhir musim 2025. Bahkan tidak menjalani seri GP Australia dan GP Malaysia yang akan datang.
Aksi operasi ini memaksa Ducati menyiapkan pengganti dalam balapan mendatang. Untuk GP Australia di Phillip Island, posisi Marquez akan digantikan oleh pembalap penguji veteran, Michele Pirro.
Ketiadaan Marquez di dua seri tersebut bukan hanya membuat Ducati kehilangan salah satu andalannya, tetapi juga mempengaruhi dinamika klasemen dan rivalitas di lintasan. Pembalap seperti Bagnaia, Pedro Acosta, Alex Marquez, dan Aldeguer kini punya peluang lebih besar untuk bersinar.

