Tim nasional bola voli putri Indonesia U-21 harus mengakui keunggulan tim Vietnam dalam pertandingan perdana Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 2025 yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya. Dalam laga yang digelar Kamis malam, Indonesia kalah dengan skor telak 0-3 (15-25, 16-25, 18-25) dari lawan tangguh mereka asal Asia Tenggara tersebut.
Kekalahan ini menjadi pukulan awal bagi skuad “Srikandi Muda” Indonesia dalam upaya mereka untuk bersaing di level dunia. Bertanding di depan pendukung sendiri, di kota Surabaya yang menjadi tuan rumah, Indonesia sejatinya memulai laga dengan semangat tinggi dan motivasi kuat. Namun performa solid Vietnam berhasil mematahkan harapan awal tersebut.
Timnas voli putri Indonesia U-21 memulai set pertama dengan performa menjanjikan. Mereka berhasil mencetak tiga poin berturut-turut dan sempat memimpin pertandingan di menit-menit awal. Sayangnya, performa impresif itu tidak berlangsung lama.
Tim Vietnam yang sempat tampil lamban di awal pertandingan berhasil memperbaiki koordinasi dan ritme permainan. Mereka mencatatkan rentetan poin yang membawa mereka berbalik unggul menjadi 15-12 saat set pertama memasuki pertengahan.
Pertahanan Vietnam mulai terlihat kokoh, terutama pada lini blok mereka yang sulit ditembus. Sementara itu, Indonesia mulai kehilangan konsistensi dan gagal memanfaatkan peluang. Akibatnya, Vietnam menutup set pertama dengan skor meyakinkan 25-15.
Kemenangan Vietnam atas Indonesia
Memasuki set kedua, tim Vietnam tampil lebih agresif. Mereka mendominasi tempo permainan dan bermain cepat, memanfaatkan celah pada sisi pertahanan Indonesia. Kombinasi umpan cepat dan variasi serangan menjadikan blok Indonesia tampak kurang siap.
Tim Merah Putih kesulitan membangun serangan yang efektif. Kerap kali, spike yang dilancarkan gagal menembus pertahanan lawan atau bahkan jatuh di luar lapangan. Sedangkan blok solid Vietnam menjadi momok tersendiri bagi pasukan pelatih Imam Sudjarwo.
Skor sempat menunjukkan 10-15, namun bukannya membaik, Indonesia justru semakin tertinggal. Enam angka beruntun yang didapat Vietnam membuat set kedua ditutup dengan skor 25-16. Ini menandai dominasi penuh Vietnam pada dua set awal pertandingan.
Di set ketiga, Indonesia mencoba bangkit. Strategi permainan diubah dengan pendekatan lebih agresif dan cepat. Beberapa pemain kunci seperti Junayda Santi mulai menunjukkan taringnya. Indonesia sempat memimpin 14-11 di pertengahan set, dan tampak ada harapan untuk memperpanjang laga.
Namun, Vietnam kembali menunjukkan ketenangan luar biasa. Mereka tidak panik meskipun sempat tertinggal, dan perlahan namun pasti mulai menyusul poin demi poin. Dua servis as dari D T Huong menjadi titik balik penting yang mengubah momentum.
Dalam waktu singkat, Vietnam membalikkan keadaan menjadi 22-17. Dari titik ini, Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Kesalahan sendiri dan komunikasi yang kurang mulus di antara pemain membuat mereka kehilangan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Akhirnya, set ketiga berakhir dengan skor 25-18 untuk kemenangan Vietnam. Dengan hasil ini, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dan menerima kekalahan 0-3 di laga pembuka Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 2025.

