Filipina akan mencatat sejarah dengan tampil perdana di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra FIVB saat menjadi tuan rumah edisi 2025 yang dimulai pada 12 September di Pasay City. Sebagai tuan rumah, Filipina tergabung di Pool A bersama Iran, Mesir, dan Tunisia.
Seluruh laga fase grup akan berlangsung di SM Mall of Asia Arena, dimulai dengan menghadapi Tunisia pada 12 September, dilanjutkan melawan Mesir pada 16 September, dan ditutup dengan laga kontra Iran pada 18 September.
Edisi 2025 ini menjadi pertama kalinya Filipina menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Putra. Mereka juga bergabung dengan daftar langka negara yang melakukan debut sekaligus menjadi tuan rumah di tahun yang sama, setelah Cekoslowakia pada 1949 dan Meksiko pada 1974.
Sebanyak 32 tim akan bersaing di dua arena di Metro Manila, yakni SM Mall of Asia Arena di Pasay City dan Smart Araneta Coliseum di Quezon City. Setelah fase grup, dua tim teratas dari masing-masing delapan grup akan melaju ke babak 16 besar. Turnamen ini berlangsung hingga 28 September dengan format gugur penuh hingga perempat final, semifinal, dan perebutan medali.
Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia ini menjadi bagian dari upaya memperkuat bola voli putra di Filipina. Jika selama ini bola voli putri lebih mendapat sorotan, minat pada program putra kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Panitia Penyelenggara Lokal berharap momentum ini bisa mendukung pengembangan olahraga lebih luas, termasuk peningkatan partisipasi, kompetisi nasional, dan kapasitas menggelar event internasional.
Arena SM Mall of Asia dan Smart Araneta Coliseum akan menjadi venue pertandingan, dengan persiapan yang didukung pemerintah serta pihak swasta. Panitia juga menyiapkan zona penggemar dan berbagai aktivitas pendukung di Metro Manila selama 17 hari turnamen.
Tim nasional Filipina akan dipimpin pelatih asal Italia, Angiolino Frigoni, yang ditunjuk pada 2024 melalui program FIVB Volleyball Empowerment. Frigoni memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun melatih tim nasional dan klub, termasuk menjadi asisten pelatih tim putra Italia pada era kejayaan 1990-an, memimpin tim putri Italia dan Belanda ke ajang internasional, menjuarai Afrika bersama Mesir pada 2015, serta membawa Italia juara Dunia U21 pada 2021.
Sejak bergabung, Frigoni menekankan disiplin, struktur taktik, dan persiapan menuju level internasional, sekaligus berbagi ilmu dengan pelatih lokal untuk memperkuat kapasitas teknis program. Penunjukan Frigoni merupakan bagian dari strategi yang didukung FIVB Volleyball Empowerment.
Filipina pertama kali menerima dukungan pelatihan pada 2021 lewat proyek 12 bulan senilai 207.500 dolar AS untuk membangun fondasi teknis, dilanjutkan fase baru pada 2024 khusus untuk tim putra senilai 228.000 dolar AS, sehingga total dukungan mencapai 435.500 dolar AS.
Di lapangan, tim akan dipimpin dua bintang andalan, Bryan Bagunas dan Marck Espejo, yang sudah menjadi tulang punggung dalam berbagai ajang internasional. Keduanya membawa pengalaman dan pengetahuan yang dibutuhkan Filipina menghadapi lawan-lawan tangguh di Pool A.
Bermain di kandang sendiri memberi Filipina dukungan besar dan peluang membangun momentum. Debut ini mencerminkan kerja keras bertahun-tahun dan budaya bola voli yang kian hidup, serta menjadi kesempatan untuk tampil kompetitif sekaligus menginspirasi para penggemar di seluruh negeri.
Daftar Pemain Voli Putra Filipina di FIVB 2025
Berikut daftar lengkap pemain Filipina untuk FIVB 2025:
| No | Nama Pemain | Posisi |
|---|---|---|
| 1 | Bagunas | OH |
| 2 | Ybanez | L |
| 3 | Retamar | S |
| 4 | Lorenzo | OH |
| 7 | Malabunga | MB |
| 13 | Kalingking | L |
| 15 | Espejo | OH |
| 16 | Taguibolos | MB |
| 17 | Ordiales | O |
| 19 | Adajar | S |
| 20 | Josafat | MB |
| 21 | Ramirez | O |
| 22 | Buddin | OH |
| 24 | Disquitado | OH |
Pelatih: Angiolino Frigoni
Keterangan Posisi:
L = Libero, MB = Middle Blocker, OH = Outside Hitter, S = Setter, O = Opposite

