Timnas Aljazair resmi mengumumkan daftar pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Pelatih Vladimir Petkovic memanggil 26 pemain terbaik yang dipersiapkan untuk menghadapi persaingan ketat di putaran final yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selain 26 pemain utama, Petkovic juga menyiapkan satu nama cadangan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi cedera menjelang turnamen dimulai. Kiper Abdelatif Ramdane masuk daftar siaga dan siap dipanggil sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Sebelum berangkat ke Amerika Utara, seluruh pemain akan menjalani pemusatan latihan di Pusat Teknik Nasional Sidi Moussa yang menjadi markas persiapan tim nasional Aljazair.
Sebagai bagian dari persiapan akhir, Les Fennecs dijadwalkan menjalani dua laga uji coba penting. Mereka akan menghadapi Belanda pada 4 Juni 2026 dan Bolivia pada 11 Juni 2026. Dua pertandingan tersebut akan dimanfaatkan Petkovic untuk mematangkan komposisi tim sekaligus menguji strategi yang akan diterapkan di Piala Dunia.
Mahrez Kembali Jadi Pemimpin Generasi Aljazair
Salah satu sorotan utama dalam skuad kali ini adalah kehadiran Riyad Mahrez. Winger berusia 35 tahun tersebut masih dipercaya menjadi salah satu pemain kunci Aljazair berkat pengalaman dan kualitasnya di level internasional.
Mahrez telah menjadi figur penting bagi Aljazair selama lebih dari satu dekade. Mantan bintang Manchester City itu berperan besar saat membawa negaranya menjuarai Piala Afrika 2019 dan kini kembali diharapkan mampu menjadi pembeda di panggung Piala Dunia. Turnamen 2026 bahkan diperkirakan menjadi penampilan terakhir Mahrez di kompetisi sepak bola terbesar dunia.
Selain Mahrez, lini serang Aljazair juga diperkuat sejumlah pemain yang sedang berada dalam performa terbaik. Nama-nama seperti Amine Gouiri, Mohamed Amoura, dan Anis Hadj Moussa memberikan variasi serangan yang membuat Les Fennecs semakin berbahaya.
Luca Zidane dan Talenta Muda Siap Mencuri Perhatian
Kehadiran Luca Zidane menjadi salah satu cerita menarik dalam skuad Aljazair menuju Piala Dunia 2026. Putra legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane itu kini memilih membela negara asal keluarganya dan berpeluang menjalani debut di ajang sepak bola paling bergengsi.
Kiper Granada tersebut akan bersaing dengan Oussama Benbot dan Melvin Mastil untuk memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi modal berharga bagi Luca Zidane dalam menghadapi tekanan besar di turnamen nanti.
Di sektor lain, Petkovic juga memberikan ruang kepada sejumlah talenta muda berbakat seperti Ibrahim Maza, Yacine Titraoui, hingga Adil Boulbina. Kehadiran para pemain muda ini menunjukkan bahwa Aljazair tengah membangun generasi baru yang siap melanjutkan tradisi sepak bola negara Afrika Utara tersebut.
Tantangan Berat di Grup J Piala Dunia 2026
Aljazair tergabung di Grup J bersama juara bertahan Argentina, Austria, dan Yordania. Grup ini diprediksi menjadi salah satu grup yang paling kompetitif karena menghadirkan kombinasi tim berpengalaman dan negara-negara yang sedang berkembang pesat.
Laga melawan Argentina akan menjadi ujian terbesar bagi Les Fennecs. Namun Aljazair tetap memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak gugur apabila mampu meraih hasil positif saat menghadapi Austria dan Yordania.
Dengan kombinasi pemain senior yang sarat pengalaman dan deretan talenta muda yang sedang berkembang, Aljazair datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar. Les Fennecs tidak hanya ingin sekadar tampil, tetapi juga berusaha menyamai bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka saat mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Daftar Lengkap Skuad Timnas Aljazair untuk Piala Dunia 2026
Dengan komposisi skuad yang seimbang antara pengalaman dan regenerasi, Aljazair berpotensi menjadi salah satu tim kuda hitam yang mampu menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026. Pengalaman Mahrez, kualitas Ait-Nouri, kreativitas Aouar, hingga ketajaman Gouiri akan menjadi senjata utama Les Fennecs dalam upaya menembus fase gugur dan mengukir sejarah baru di panggung dunia.
Kiper
- Luca Zidane (Granada CF)
- Oussama Benbot (USM Alger)
- Melvin Mastil (FC Stade Nyonnais)
- Abdelatif Ramdane (MC Alger/Cadangan)
Bek
- Rafik Belghali (Hellas Verona)
- Samir Chergui (Paris FC)
- Rayan Ait-Nouri (Manchester City)
- Jaouen Hadjam (Young Boys)
- Aissa Mandi (LOSC Lille)
- Ramy Bensebaini (Borussia Dortmund)
- Zineddine Belaid (JS Kabylie)
- Achref Abada (USM Alger)
- Mohamed Amine Tougai (Esperance de Tunis)
Gelandang
- Nabil Bentaleb (LOSC Lille)
- Hicham Boudaoui (OGC Nice)
- Houssem Aouar (Al-Ittihad)
- Fares Chaibi (Eintracht Frankfurt)
- Ibrahim Maza (Bayer Leverkusen)
- Yacine Titraoui (Royal Charleroi)
- Ramiz Zerrouki (FC Twente)
Penyerang
- Mohamed Amine Amoura (VfL Wolfsburg)
- Nadhir Benbouali (ETO FC)
- Adil Boulbina (Al-Duhail)
- Fares Ghedjemis (Frosinone)
- Amine Gouiri (Marseille)
- Anis Hadj Moussa (Feyenoord)
- Riyad Mahrez (Al-Ahli Saudi FC)

