Timnas Irak resmi mengumumkan skuad berisi 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Pelatih asal Australia, Graham Arnold, memadukan pemain berpengalaman dengan sejumlah talenta yang berkarier di Eropa dan Asia untuk menghadapi turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pengumuman skuad kali ini menarik perhatian pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, terdapat sosok Frans Putros yang saat ini memperkuat Persib Bandung. Kehadiran bek berusia 32 tahun tersebut membuat Liga Indonesia memiliki wakil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Irak sendiri berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif pada jalur play-off. Kini, Singa Mesopotamia datang dengan ambisi menciptakan kejutan sekaligus membuktikan bahwa mereka layak bersaing dengan negara-negara elite dunia.
Frans Putros Bawa Nama Liga Indonesia ke Piala Dunia
Salah satu sorotan terbesar dalam daftar pemain Irak adalah kembalinya Frans Putros ke skuad utama. Bek kelahiran Aarhus, Denmark, itu tampil konsisten bersama Persib Bandung sepanjang musim 2025/2026 dan turut mengantarkan Maung Bandung meraih gelar juara kompetisi domestik.
Performa stabilnya membuat Graham Arnold kembali memberikan kepercayaan kepada Putros untuk memperkuat tim nasional. Pengalaman yang dimiliki sang pemain menjadi aset penting bagi Irak, terutama saat menghadapi lawan-lawan kuat di fase grup.
Hingga menjelang Piala Dunia 2026, Putros telah mengoleksi 26 penampilan bersama Irak. Kehadirannya menambah kedalaman sektor pertahanan yang juga dihuni sejumlah pemain berpengalaman seperti Rebin Sulaka dan Merchas Doski.
Ali Jasim dan Zidane Iqbal Jadi Tumpuan Generasi Baru
Selain Frans Putros, perhatian juga tertuju pada Ali Jasim. Penyerang muda yang dimiliki Como 1907 tersebut kembali dipercaya menjadi bagian penting dalam lini serang Irak.
Ali Jasim dikenal luas oleh penggemar sepak bola Indonesia setelah pernah mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia beberapa tahun lalu. Meski musim lalu menjalani masa peminjaman di Arab Saudi, potensinya tetap membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan.
Di lini tengah, Irak masih mengandalkan kreativitas Zidane Iqbal yang bermain di Eropa. Mantan pemain akademi Manchester United tersebut diharapkan mampu mengatur tempo permainan sekaligus menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.
Nama lain yang patut diperhatikan adalah Youssef Amyn, Amir Al-Ammari, serta Ahmed Qasem yang memberikan variasi dalam skema permainan Graham Arnold.
Tantangan Berat di Grup I Piala Dunia 2026
Perjalanan Irak di Piala Dunia 2026 dipastikan tidak mudah. Singa Mesopotamia tergabung di Grup I bersama tiga tim kuat, yakni Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Di atas kertas, Prancis menjadi unggulan utama grup. Namun Irak bertekad memanfaatkan status underdog untuk memberikan kejutan. Pengalaman pemain-pemain senior dipadukan dengan energi generasi muda menjadi modal utama mereka dalam menghadapi persaingan ketat.
Jika mampu tampil disiplin dan efektif, Irak berpeluang mencuri poin penting yang dapat membuka jalan menuju fase gugur. Kehadiran pemain-pemain yang berkarier di berbagai kompetisi Eropa juga membuat kualitas skuad Irak semakin kompetitif dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
Daftar Lengkap Skuad Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026
Dengan komposisi yang memadukan pengalaman dan talenta muda, Irak bertekad mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026. Kehadiran Frans Putros dari Persib Bandung serta sejumlah pemain yang berkarier di Eropa membuat Singa Mesopotamia layak menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di turnamen tahun ini.
Kiper
- Fahad Talib (Al Talaba)
- Jalal Hassan (Al-Zawraa)
- Ahmed Basil (Al-Shorta)
Bek
- Hussein Ali (Pogoń Szczecin)
- Manaf Younis (Al-Shorta)
- Zaid Tahseen (Pakhtakor)
- Rebin Sulaka (Port FC)
- Akam Hashem (Al-Zawraa)
- Merchas Doski (Viktoria Plzen)
- Ahmed Yahya (Al-Shorta)
- Zaid Ismail (Al-Talaba)
- Frans Putros (Persib Bandung)
- Mustafa Saadoon (Al-Shorta)
Gelandang
- Amir Al-Ammari (Cracovia)
- Kevin Yakob (AGF)
- Zidane Iqbal (Utrecht)
- Aimar Sher (Sarpsborg)
- Ibrahim Bayesh (Al-Dhafra)
- Ahmed Qasem (Nashville SC)
- Youssef Amyn (AEK Larnaca)
- Marko Farji (Venezia)
Penyerang
- Ali Jasim (Como 1907)
- Ali Al-Hamadi (Ipswich Town)
- Ali Youssef (Apollon Limassol)
- Aymen Hussein (Al-Karma)
- Mohanad Ali (Dibba)

