Assist dalam sepak bola adalah umpan yang secara langsung menghasilkan gol. Metrik ini pertama kali dicatat oleh FIFA pada tahun 1994, dan kini menjadi salah satu statistik yang paling umum digunakan dalam sepak bola dunia.
Assist merupakan kejadian yang sangat sering terjadi di dalam pertandingan. Sebuah assist dihitung sebagai setiap umpan dari pemain menyerang (baik yang disengaja maupun tidak) yang secara langsung menghasilkan gol bagi timnya.
Contoh klasiknya: Kevin De Bruyne mengirim umpan silang tepat sasaran, lalu Erling Haaland menanduk bola keras ke gawang. Ini adalah contoh sempurna dari sebuah assist.
Ada beberapa detail tambahan dan aturan yang layak diketahui tentang assist sebelum kita masuk ke daftar pencipta peluang gol paling produktif. Silakan cek panduan lengkap kami tentang assist dalam sepak bola untuk informasi lebih lanjut mengenai aspek permainan ini.
Di bawah ini tercantum daftar 10 kreator peluang gol paling produktif dalam sejarah sepak bola dunia. Perlu diingat bahwa angka-angka ini sesuai dengan catatan saat ini, dengan banyak pemain di daftar ini masih bermain di level tertinggi.
1. Ferenc Puskas (404 Assist)
Fakta bahwa setiap tahun FIFA menganugerahkan Puskas Award kepada pemain yang mencetak “gol terindah” dunia menjadi indikasi status yang dimiliki Ferenc Puskas dalam sepak bola global.
Legenda Hungaria ini memimpin negaranya ke final Piala Dunia 1954 dan memenangkan 3 Piala Eropa bersama Real Madrid. Ia adalah pemain dengan assist terbanyak dalam sejarah sepak bola. Dalam 719 penampilan, ia mencetak 708 gol dan membuat 404 assist — catatan menyerang yang benar-benar luar biasa.
2. Lionel Messi (389 Assist)
Menyusul di belakang Puskas adalah kapten Argentina peraih Piala Dunia, Lionel Messi. Mantan penyerang Barcelona yang ikonik ini dianggap banyak orang sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa, dan catatan kreatifnya sesuai dengan status tersebut. Secara total, Messi mencatat 389 assist untuk klub dan negara (serta 820 gol dan terus bertambah).
Pemain berusia 35 tahun itu tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Sejak bergabung dengan Inter Miami musim panas ini, ia membawa perhatian dunia ke Major League Soccer yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mencetak gol serta assist dengan mudah di liga Amerika Serikat tersebut. Tidak ada yang tahu berapa jumlah assist-nya saat ia pensiun nanti.
3. Pelé (369 Assist)
Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, visi, kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan penyelesaian legenda Brasil dan Santos ini membantu negaranya meraih tiga gelar Piala Dunia (1958, 1962, 1970). Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil, Pelé juga mencatat jumlah assist yang luar biasa untuk klub dan negara selama kariernya.
Selain 643 gol dari 659 pertandingan di level klub, ia juga mengoleksi total 369 assist dalam kariernya — angka yang hanya bisa dilewati oleh yang terbaik dalam sejarah.
4. Johan Cruyff (358 Assist)
Salah satu arsitek gaya permainan penguasaan bola modern yang kini dianut banyak tim Eropa, Cruyff adalah sosok berpengaruh besar dalam sepak bola Belanda sepanjang abad ke-20. Ia memenangkan tiga trofi Ballon d’Or saat di Ajax pada 1970-an dan berperan penting dalam pengembangan Total Football.
Dengan kreativitasnya yang luar biasa untuk klub dan negara (salah satu yang paling diingat adalah penciptaan gerakan “Cruyff Turn”), tidak mengherankan jika pemain terbesar Belanda itu mencatat 358 assist sepanjang kariernya.
5. Thomas Müller (302 Assist)
Thomas Müller kadang kurang mendapat sorotan. Pemain yang menyebut dirinya Raumdeuter (penafsir ruang) ini memiliki bakat luar biasa menemukan posisi berbahaya pada waktu yang tepat untuk memberikan umpan atau menyelesaikan peluang. Ia adalah legenda Bayern Munich yang berkontribusi besar pada dekade dominasi klub tersebut di Bundesliga.
Hal ini membuatnya mencatat lebih dari 300 assist untuk Jerman dan Bayern selama bertahun-tahun. Dengan pemain berusia 33 tahun ini kini berduet dengan kapten Inggris Harry Kane di lini depan, bukan tidak mungkin jumlah assist-nya akan terus bertambah.
6. Luis Suárez (293 Assist)
Pada masa puncaknya di Liverpool dan Barcelona, penyerang Uruguay ini menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Keahlian kaki, kemampuan dribel, visi menyerang, dan penyelesaian akhir yang dingin membuatnya sulit dihadapi bahkan oleh bek terbaik. Jumlah assist-nya adalah bukti nyata kualitas tersebut.
Saat ini Suárez bermain di klub Brasil, Grêmio, perlahan menambah rekornya. Jangan heran jika ia menembus angka 300 assist sebelum gantung sepatu.
7. Cristiano Ronaldo (287 Assist)
Cristiano Ronaldo adalah salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola. Namun, sebelum ia meninggalkan Manchester United ke Real Madrid dan mulai membentuk dirinya menjadi penyerang tengah superklinis seperti sekarang, ia adalah pemain kreatif.
Tak heran jika ia berhasil mencatat 287 assist dalam kariernya. Bersama klub Saudi Pro League, Al-Nassr, ia terus menambah jumlah tersebut, dibantu oleh kehadiran bintang Eropa lain seperti Marcelo Brozović dan Sadio Mané.
8. Luis Figo (283 Assist)
Hanya Lionel Messi yang memiliki lebih banyak assist La Liga daripada Luis Figo. Bintang Portugal ini mengguncang dunia sepak bola ketika pindah dari Barcelona ke Real Madrid pada musim panas 2000.
Namun, transfer kontroversial itu bukanlah hal utama yang seharusnya diingat dari kariernya. Figo adalah pemain hebat yang, selain mencatat 283 assist untuk Portugal, Barcelona, Madrid, Sporting CP, dan Inter Milan, juga menjadi inspirasi besar bagi Cristiano Ronaldo yang kemudian menjadi pemain terbaik Portugal sepanjang masa.
9. Ryan Giggs (277 Assist)
Winger serbabisa dengan kemampuan umpan silang, pergerakan cerdas, dan keterampilan passing kelas atas, Ryan Giggs dikenal sebagai legenda Manchester United setelah pensiun pada 2014.
Selama membela The Red Devils, ia memenangkan 13 gelar Premier League (lebih banyak daripada pemain mana pun dalam sejarah), 4 Piala FA, 2 Piala Liga, dan 2 Liga Champions. Dengan 162 assist di kompetisi tersebut, Giggs adalah pemegang rekor assist terbanyak di Premier League.
Bagian penting permainannya pada masa itu adalah kemampuannya memberikan assist berkualitas tinggi, dengan total 277 assist sepanjang kariernya.
10. Ángel Di María (259 Assist)
Ángel Di María berperan penting membantu Argentina meraih Piala Dunia 2022, dengan golnya pada menit ke-36 menjadi dorongan besar menuju kejayaan dunia. Di sepanjang kariernya, ia secara teratur menjadi kekuatan kreatif utama di hampir setiap klub yang ia bela, baik itu PSG, Real Madrid, maupun Benfica.
Pemain Argentina berusia 35 tahun ini terus bermain di divisi utama Portugal dan tetap aktif di level internasional, sehingga bukan tidak mungkin ia naik peringkat dalam daftar ini di masa mendatang.

