Pernah menonton pertandingan bola voli dan memperhatikan para hakim garis yang berdiri di sudut lapangan? Mereka mengangkat bendera kecil berwarna merah atau biru dan menggerakkannya dengan berbagai cara. Tapi, tahukah kamu apa arti sebenarnya dari bendera-bendera tersebut?
Tidak sedikit yang bertanya, terutama yang baru menyukai bola voli. Kenapa warnanya berbeda? Apa maksud gerakannya? Apakah warnanya menandakan tim tertentu? Berikut penjelasan lengkapnya dan siapa tahu, setelah membacanya kamu bisa jadi komentator voli dadakan.
Dalam pertandingan bola voli profesional, selain dua wasit utama (wasit 1 dan wasit 2), terdapat dua hingga empat hakim garis. Mereka bertugas di sudut-sudut lapangan dan selalu memegang bendera kecil sebagai alat bantu sinyal.
Bendera ini digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi penting kepada wasit utama terkait jalannya pertandingan, seperti apakah bola keluar, menyentuh pemain, atau ada pelanggaran servis. Namun yang perlu diluruskan adalah Warna bendera (merah atau biru) tidak menunjukkan tim mana yang mendapatkan poin.
Kenapa Ada Bendera Merah dan Biru?
Menurut peraturan resmi dari FIVB (Federasi Bola Voli Internasional), bendera yang digunakan seharusnya berwarna merah polos dengan ukuran sekitar 40×40 cm. Namun, di beberapa turnamen lokal atau pertandingan non-internasional, bendera biru dan merah digunakan hanya sebagai pembeda visual.
Arti penggunaan warna merah sering digunakan oleh hakim garis sisi kanan lapangan. Sedangkan warna biru digunakan di sisi kiri (untuk membedakan dengan merah). Tujuan utamanya agar wasit, pemain, dan penonton bisa dengan cepat mengidentifikasi arah sinyal. Jadi, warna bukan kode, melainkan alat bantu visual agar pertandingan lebih mudah dipantau.
Peran Hakim Garis
Banyak yang mengira wasit 1 dan 2 adalah satu-satunya pemegang keputusan. Padahal, hakim garis juga memegang peran krusial, terutama ketika bola jatuh di dekat garis (apakah masuk atau keluar), terjadi sentuhan terakhir sebelum bola keluar.
Selain itu juga ketikkaa pemain melakukan servis sambil menginjak garis dan bola menyentuh antena net atau tiang samping. Semua itu tidak bisa selalu dilihat oleh wasit utama, sehingga kerja sama dan keakuratan sinyal hakim garis sangat menentukan jalannya pertandingan.
Apa Saja Sinyal yang Disampaikan dengan Bendera?
Hakim garis memberikan sinyal kepada wasit utama melalui gerakan bendera yang spesifik. Dengan gerakan ini, hakim garis membantu wasit utama mengambil keputusan, terutama pada momen-momen yang sulit terlihat secara langsung.
Namun, FIVB juga memberi ruang fleksibilitas jika penyelenggara pertandingan memiliki keterbatasan. Berikut adalah arti dari gerakan bendera dalam voli:
| Gerakan Bendera | Artinya |
|---|---|
| Diarahkan ke tanah di dalam lapangan | Bola masuk |
| Diangkat lurus ke atas | Bola keluar |
| Diarahkan ke pemain | Bola keluar setelah menyentuh pemain tersebut |
| Digerakkan horizontal di depan pinggang | Pelanggaran servis (kaki menginjak garis) |
| Disilangkan di depan tubuh | Bola tidak terlihat / tidak bisa diputuskan |

