Kandidat pelatih Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah PSSI resmi berpisah dengan Patrick Kluivert. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa sosok yang akan menahkodai skuad Garuda. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pun masih enggan memberikan keterangan lebih jauh ketika ditanya awak media.
Ketidakpastian itu memunculkan beragam spekulasi di dunia maya. Nama-nama pelatih dari berbagai penjuru dunia—mulai dari Asia hingga Eropa—bermunculan, membentuk rumor yang kian liar menjelang agenda penting seperti FIFA Matchday pada November mendatang.
Berikut rangkuman tujuh nama yang santer disebut sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia berikutnya.
1. Shin Tae-yong
Nama Shin Tae-yong kembali mencuat setelah kepergiannya dari Timnas Indonesia. Banyak pendukung Garuda berharap pelatih asal Korea Selatan itu kembali menukangi tim nasional.
Di bawah asuhannya, Indonesia memang belum meraih trofi, namun pencapaiannya terbilang bersejarah—terutama dalam hal peningkatan performa dan peringkat FIFA. Pelatih berusia 54 tahun ini juga mengaku masih membuka peluang jika PSSI kembali mengajukan tawaran, meski hingga kini belum ada komunikasi resmi antara kedua pihak.
2. Akira Nishino
Pelatih berpengalaman asal Jepang ini dikabarkan turut masuk radar PSSI. Akira Nishino dikenal memiliki rekam jejak panjang di level Asia, baik di timnas Jepang junior maupun senior.
Pria 70 tahun tersebut pernah memimpin Jepang di Piala Dunia 2018 dan terakhir menangani timnas Thailand. Pengalamannya memahami sepak bola Asia Tenggara dinilai bisa menjadi modal berharga untuk mengangkat prestasi Garuda.
3. Frank de Boer
Nama Frank de Boer juga ikut menghiasi daftar rumor. Hubungan lamanya dengan Erick Thohir, yang sempat menjadi Presiden Inter Milan saat De Boer melatih di sana pada 2016, disebut-sebut menjadi faktor kedekatan yang memperkuat spekulasi ini.
De Boer, yang kini berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Al Jazira (Uni Emirat Arab) dua tahun lalu, dikenal memiliki pengalaman melatih tim besar seperti Ajax Amsterdam, Inter Milan, dan timnas Belanda.
4. Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, termasuk sosok yang ramai diperbincangkan publik. Keberhasilannya membawa Persib menjuarai Liga 1 dua musim beruntun membuat banyak pihak menilai ia layak memimpin Timnas Indonesia.
Selain itu, Hodak punya pengalaman panjang di Asia Tenggara. Ia pernah melatih beberapa klub Malaysia dan juga PSM Makassar. Pendekatan personalnya terhadap pemain dianggap menjadi salah satu keunggulan yang membuatnya cocok untuk tim nasional.
5. Timur Kapadze
Nama Timur Kapadze muncul sebagai alternatif segar. Pelatih asal Uzbekistan berusia 44 tahun ini sukses membawa negaranya tampil impresif di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Kapadze menjabat sebagai asisten Fabio Cannavaro di timnas Uzbekistan. Meski belum memiliki pengalaman melatih di Asia Tenggara, ia sempat berhadapan langsung dengan Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024—dan dinilai memahami karakter permainan Asia modern.
6. Jesus Casas
Pelatih asal Spanyol ini disebut-sebut punya kans besar karena pengalamannya sebagai asisten Luis Enrique di timnas Spanyol. Casas dikenal dengan filosofi bermain possession football yang agresif, pressing tinggi, dan rotasi cepat.
Ia membawa Irak menjuarai Piala Teluk Arab 2023 dan mencatat performa positif di ajang internasional. Dengan rekam jejak tersebut, banyak pengamat menilai Jesus Casas bisa menjadi sosok ideal untuk membawa Indonesia ke level permainan yang lebih modern dan efektif.
7. Bernardo Tavares
Setelah berpisah dengan PSM Makassar, Bernardo Tavares kini tengah berstatus bebas kontrak. Pelatih asal Portugal itu dikenal memiliki disiplin tinggi dan pendekatan yang tegas terhadap pemain.
Selama tiga tahun bersama PSM, ia sukses mempersembahkan gelar Liga 1 dan membangun tim dengan karakter kuat. Namun, kepribadiannya yang terbuka dan kerap berbicara blak-blakan di media bisa menjadi tantangan bagi federasi jika ia dipercaya menukangi skuad Garuda.

