Indonesia memiliki tradisi olahraga yang kaya: dari cabang tradisional seperti pencak silat hingga olahraga modern seperti e-sport. Meski daftar resmi “100 cabang olahraga” tunggal tidak selalu dipublikasikan dalam satu dokumen tunggal, banyak sumber resmi dan media mencatat puluhan hingga lebih dari 60 induk organisasi olahraga yang terdaftar di bawah payung KONI, NOC Indonesia, dan Kemenpora.
KOMITE olahraga nasional (KONI) bersama Kemenpora membina ratusan cabang olahraga melalui induk-induk organisasi (PB/PP).
Jumlah induk yang tercatat di berbagai sumber bervariasi (dokumen publik menyebut puluhan hingga lebih dari 60 organisasi), sehingga pengumpulan daftar komprehensif membantu pelatih, atlet, jurnalis, dan pengelola event untuk memahami lanskap olahraga di Indonesia.
100 Cabang Olahraga di Indonesia (kompilasi)
1. Sepak bola
2. Sepak bola pantai (beach soccer)
3. Futsal
4. Bulutangkis
5. Bola basket
6. Bola voli (indoor)
7. Bola voli pantai
8. Tenis lapangan
9. Tenis meja
10. Atletik (lari, lompat, lempar)
11. Renang (akuatik)
12. Loncat indah (diving)
13. Polo air
14. Dayung (rowing)
15. Kano / kayak
16. Selam (scuba & selam kompetitif)
17. Layar / sailing
18. Ski air
19. Balap sepeda (road)
20. Balap sepeda trek
21. Mountain biking
22. BMX
23. Sepatu roda / roller sports
24. Golf
25. Panahan
26. Menembak (shooting)
27. Tinju
28. Muay Thai
29. Kickboxing
30. Taekwondo
31. Karate
32. Judo
33. Jiu-jitsu (Brazilian Jiu-Jitsu / Ne waza)
34. Gulat
35. Angkat besi (weightlifting)
36. Binaraga (bodybuilding)
37. Anggar (fencing)
38. Pencak silat
39. Kempo
40. Pencak panjang / tradisional (varian lokal)
41. Panjat tebing (sport climbing)
42. Biliar / snooker / pool
43. Bowling
44. Berkuda / equestrian
45. Polo berkuda
46. Baseball / softball
47. Kriket
48. Hoki lapangan (field hockey)
49. Hoki es (ice hockey) — komunitas & pengurus
50. Catur
51. Bridge (kartu)
52. Drum band / marching band (kompetisi)
53. Senam artistik
54. Senam ritmik
55. Senam kebugaran / aerobik
56. Senam lantai massal (kegiatan komunitas)
57. Triathlon
58. Duathlon
59. Modern pentathlon
60. Skateboarding
61. Surfing (selancar)
62. Windsurfing
63. Kitesurfing
64. Selancar ombak indoor dan airmanuver
65. Olahraga tradisional (lomba karapan, lompat batu, dsb.)
66. Petanque / bocce
67. Kabaddi
68. Sepak takraw
69. Rugby union / rugby sevens
70. Motorsport (balap motor)
71. Balap mobil (auto racing)
72. Rally / off-road
73. Airsoft / paintball (kompetitif/rekreasi terorganisir)
74. Olahraga elektronik / e-sport
75. Dance sport (ballroom)
76. Cheerleading / pom-pom
77. Parkour / freerunning (kompetitif & komunitas)
78. Orienteering
79. Mountaineering / alpinisme (ekspedisi kompetitif)
80. Arung jeram (whitewater rafting/competitive)
81. Dayung naga / dragon boat
82. Polo air subkategori (masters, youth)
83. Bodyboarding
84. Spearfishing / fishing sport (kompetisi memancing)
85. Bulu tangkis double/triple format (kompetisi lokal)
86. Kickboxing rules variants (K-1, full contact)
87. Lawn bowls
88. Roller derby
89. Ice skating (figure/short track) — komunitas
90. Snowsports (ski/snowboard) — komunitas & event indoor/latihan luar negeri
91. Bridge sport (duplicate kategori kompetitif)
92. Traditional games competitive (e.g., egrang, galah asin formalized)
93. Adaptive sports / paralympic disciplines (para atletik, boccia, para-swimming)
94. Para powerlifting / para-cycling
95. Synchronized swimming / artistic swimming
96. Canoe polo
97. Soft tennis
98. Sepak raga / takraw regional variants
99. Mixed martial arts (MMA) — kompetitif & reguler
100. Community sports & fitness categories (jogging events, fun run series)
Daftar di atas merupakan kompilasi cabang olahraga yang aktif di Indonesia—dari yang mainstream hingga komunitas dan varian tradisional—berdasarkan sumber Kemenpora, NOC Indonesia, serta daftar induk organisasi yang dipublikasikan media dan laman kawalpora/KONI.
Untuk daftar resmi terbaru (penambahan atau pengakuan PB/PP), kunjungi laman Kemenpora atau daftar induk KONI daerah karena pengakuan cabang dapat diperbarui secara berkala.

