Isu panas mengenai masa depan Xabi Alonso kembali mencuat setelah pelatih Real Madrid itu mengaku tidak menutup kemungkinan untuk kembali berkarier di Inggris. Bahkan, Alonso secara terbuka menyebut peluang melatih Liverpool, mantan klub yang pernah membesarkan namanya tetap terbuka di masa depan.
Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi besar, terutama karena posisi Arne Slot sebagai manajer Liverpool sedang berada di bawah tekanan berat. Dalam hanya tujuh bulan sejak ditunjuk sebagai pelatih Los Blancos, Alonso sudah dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan.
Selain berselisih dengan beberapa pemain senior Madrid, performa tim juga mengalami penurunan drastis. Hal ini membuat masa jabatan Alonso di Santiago Bernabéu kian disorot.
Real Madrid Alami Tren Negatif, Kursi Xabi Alonso Mulai Panas
Real Madrid kini berada dalam situasi yang tidak ideal. Meski memulai musim dengan cukup baik, performa mereka terjun bebas dalam beberapa minggu terakhir. Dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi, Madrid hanya mampu meraih dua kemenangan dan menelan dua kekalahan. Hasil imbang dan permainan yang tidak meyakinkan membuat tekanan terhadap Alonso semakin tinggi.
Puncaknya terjadi saat Madrid tumbang 0-2 dari Celta Vigo. Kekalahan tersebut menandai bahwa Los Blancos gagal memenangi empat laga terakhir di Liga Spanyol. Bagi klub sebesar Real Madrid, catatan ini dianggap alarm serius.
Bahkan, laga Liga Champions melawan Manchester City pada 10 Desember 2025 disebut sebagai “final kecil” bagi Xabi Alonso, momen yang dapat menentukan nasibnya di kursi pelatih. Jika gagal membawa Madrid tampil meyakinkan, isu pergantian pelatih mungkin sulit terhindarkan.
Spekulasi Masa Depan Menguat: Xabi Alonso Buka Pintu untuk Liverpool
Dalam konferensi pers jelang laga besar tersebut, wartawan menanyakan apakah Alonso tertarik melatih di Inggris, mengingat rekam jejaknya yang positif ketika menangani Bayer Leverkusen sebelumnya. Tanggapan Alonso membuat ruang spekulasi semakin terbuka lebar.
“Tentu saja ada ikatan dengan mantan klub saya, tapi untuk sekarang di sinilah tempat saya. Tapi, di masa depan Anda kan tidak akan pernah tahu,” kata Alonso seperti dikutip dari BBC.
Ucapan itu seolah menjadi angin segar bagi para pendukung Liverpool yang selama ini merindukan sosok legenda berkarisma tersebut kembali ke Anfield. Alonso dikenal sebagai gelandang elegan yang membela Liverpool pada 2004–2009, memenangkan Piala FA dan Liga Champions. Kenangan indah itu membuatnya selalu menjadi salah satu figur favorit di hati para Kopites.
Kecintaan Alonso terhadap Liverpool memang bukan rahasia. Bahkan sejak masih menangani Leverkusen, ia kerap memuji kultur klub Merseyside tersebut. Maka tidak heran, komentar terbarunya langsung memantik rumor besar.

