Pengertian dan Sejarah Tenis Lapangan

Awalnya, tenis lapangan dikenal dengan nama lawn tennis atau tenis rumput. Sebab, olahraga ini memang dimainkan di lapangan atau tanah dengan permukaan rumput oleh pria dan wanita pada zaman Victoria (1820-1914).

Sejarah tenis lapangan. Tenis lapangan, salah satu olahraga yang paling populer di dunia, ternyata memiliki sejarah yang sangat panjang dan kompleks. Bermain tenis lapangan dapat menyehatkan badan sekaligus melatih emosi dan kesabaran di tengah kesibukan sehari-hari.

Untuk memainkan tenis lapangan, kita memerlukan beberapa peralatan khusus seperti raket, bola, net, dan lapangan. Ada tiga jenis lapangan tenis, yakni lapangan keras (hard court), lapangan tanah liat (clay), dan lapangan rumput. Permainan ini dapat dimainkan oleh perseorangan, baik putra maupun putri serta ganda maupun campuran.

Sejarah Tenis Lapangan

Awalnya, tenis lapangan dikenal dengan nama lawn tennis atau tenis rumput. Sebab, olahraga ini memang dimainkan di lapangan atau tanah dengan permukaan rumput oleh pria dan wanita pada zaman Victoria (1820-1914). Menurut situs web Olympics.com, asal-usul tenis lapangan dapat ditelusuri dari sebuah permainan bola tangan yang berkembang di Prancis pada abad ke-11. Permainan ini disebut “jeu de paume” yang berarti “permainan telapak tangan”.

Permainan yang populer pada abad ke-16 sampai abad ke-18 itu merupakan olahraga yang sangat dihormati di kalangan raja dan bangsawan. Ketika akan mulai permainan, pemain akan meneriakkan kata dalam bahasa Prancis yakni “tanez” yang berarti “mainkan!”. Pada 1530-an, Raja Henry VIII dari Inggris membangun sebuah lapangan tenis di Istana Hampton Court, kemudian raket pertama ditemukan 1583.

Memasuki era 1870-an, popularitas tenis lapangan di Inggris meroket, terutama setelah publikasi berjudul “A Portable Court of Playing Tennis” oleh Walter Clipton Wingfield. Permainan tenis lapangan kini pertama diperkenalkan di Amerika Serikat pada 1874.

Seiring waktu, tenis lapangan terus mengalami perkembangan. Permainan ini berkembang pesat di Indonesia juga. Banyak orang yang menganggap bahwa olahraga tenis lapangan dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda. Namun, pendapat lain menyebutkan, bangsa Inggris juga turut andil dalam memperkenalkan tenis lapangan ke Tanah Air.

Baca Juga:  Arti Logo Persita Tangerang: Simbol Pertahanan yang Kokoh

Olahraga tenis lapangan mulai berkembang di Indonesia tahun 1920-an. Kala itu, sekolah-sekolah elit menjadi yang pertama memperkenalkan permainan ini. Sejak saat itu, tenis lapangan terus berkembang di Tanah Air.

Berbagai organisasi pemuda mulai menyelenggarakan pertandingan tenis lapangan. Perkembangan tenis lapangan di Indonesia makin pesat setelah masyarakat berhasil memenangi pertandingan yang diselenggarakan Belanda.

Melihat olahraga tenis lapangan yang semakin berkembang dan mendapatkan tempat di hati masyarakat maka didirikan organisasi tenis lapangan. Organisasi tenis lapangan di Indonesia itu disebut dengan Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) pada 26 Desember 1935.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU