Chelsea bersiap memasuki era baru setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Manajemen The Blues disebut memberikan keleluasaan penuh kepada pelatih asal Spanyol tersebut untuk menentukan arah skuad, termasuk dalam urusan perekrutan dan penjualan pemain.
Langkah besar pun mulai disiapkan di Stamford Bridge. Chelsea dikabarkan berpotensi mengumpulkan dana hingga £250 juta atau sekitar Rp5 triliun melalui penjualan dan peminjaman sejumlah pemain pada bursa transfer musim panas ini.
Keputusan tersebut muncul setelah Chelsea kembali menjalani musim mengecewakan. Klub asal London itu hanya finis di posisi ke-10 Premier League dan gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Situasi itu membuat manajemen mulai mengevaluasi strategi transfer yang selama ini dianggap kurang efektif. Dalam beberapa musim terakhir, Chelsea memang dikenal sangat aktif mendatangkan pemain muda dengan harga tinggi, tetapi hasil di lapangan belum sesuai harapan.
Kini, proyek Xabi Alonso diyakini akan membawa pendekatan berbeda. Chelsea ingin membangun skuad yang lebih seimbang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berkualitas.
Salah satu nama besar yang berpotensi dilepas adalah Enzo Fernandez. Gelandang asal Argentina tersebut dikabarkan memiliki harga jual mencapai £120 juta. Namun Chelsea diyakini siap mempertimbangkan tawaran sekitar £85 juta jika Real Madrid atau Manchester City benar-benar serius mengajukan proposal resmi.
Era Baru Chelsea: Alonso Beri Lampu Hijau Penjualan Pemain Besar-besaran
Penjualan Enzo akan menjadi langkah penting dalam restrukturisasi finansial klub sekaligus memberi ruang bagi Alonso membangun lini tengah baru sesuai kebutuhannya.
Selain Enzo, Marc Cucurella juga disebut masuk daftar jual. Bek kiri asal Spanyol itu dikaitkan dengan Atletico Madrid setelah dikabarkan ingin kembali bermain di La Liga. Chelsea diperkirakan bisa mendapatkan dana sekitar £40 juta hingga £45 juta dari transfer tersebut.
Nama lain yang berpotensi hengkang adalah Malo Gusto. Meski masih muda dan berstatus pemain tim nasional Prancis, performa inkonsistennya membuat Chelsea terbuka terhadap tawaran di kisaran £20 juta hingga £25 juta.
Di lini belakang, Wesley Fofana kemungkinan tidak dijual permanen, tetapi Chelsea disebut ingin meminjamkannya demi mengurangi beban gaji dan memberi kesempatan sang pemain memulihkan performanya setelah sering dibekap cedera.
Axel Disasi, Benoit Badiashile, hingga Aaron Anselmino juga masuk daftar pemain yang dapat dilepas atau dipinjamkan demi menyeimbangkan komposisi skuad.
Perombakan besar juga terjadi di lini depan. Chelsea mempertimbangkan meminjamkan Jamie Gittens, Alejandro Garnacho, dan Liam Delap agar mendapatkan menit bermain reguler. Ketiganya dinilai masih membutuhkan pengalaman sebelum benar-benar menjadi andalan utama di Stamford Bridge.
Sementara itu, David Datro Fofana diperkirakan akan dijual permanen setelah gagal menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa masa peminjaman.
Tak hanya fokus pada sisi teknis, Chelsea juga tengah berupaya memperbaiki kondisi finansial klub. Sebelumnya, mereka sempat mendapat sanksi denda dari UEFA akibat pelanggaran regulasi keuangan.
Absennya Chelsea dari kompetisi Eropa musim depan membuat tekanan jadwal lebih ringan. Situasi ini dinilai menjadi momentum tepat untuk melakukan perombakan skuad secara besar-besaran.
Xabi Alonso disebut ingin mendatangkan pemain yang sudah memiliki pengalaman di Premier League agar Chelsea bisa kembali kompetitif dalam perebutan gelar.
Jika rencana penjualan berjalan sesuai target, Chelsea dipastikan menjadi salah satu klub paling sibuk pada bursa transfer musim panas 2026. Revolusi besar di Stamford Bridge pun tampaknya baru saja dimulai.

