Meski terlihat sederhana dan didominasi aspek fisik, peran target man sebenarnya menuntut kemampuan teknis dan taktis yang tinggi.
Apakah Peran Target Man Sudah Usang?
Istilah target man memang terkesan agak kuno, tetapi peran ini telah diperbarui dalam sepak bola modern. Saat ini jarang terlihat penyerang tingkat atas yang hanya berdiri menunggu bola tanpa terlibat dalam permainan.
Mobilitas dan dinamika menjadi kunci, dan sebagian besar penyerang diharapkan ikut menekan lini belakang lawan, memaksa kesalahan, atau membantu mengarahkan bola ke area tertentu.
Namun, masih banyak target man tradisional yang tidak memiliki kecepatan dan akselerasi tinggi, sehingga bermain dengan tipe penyerang ini bukanlah gaya paling dinamis. Sangat jarang ada penyerang modern yang tidak bisa melakukan pressing efektif. Jika ini terjadi, itu akan menjadi kelemahan besar mengingat pentingnya tekanan tinggi saat ini.
Selain itu, bermain dengan target man tradisional juga mengurangi fleksibilitas taktik. Jika pelatih terlalu mengandalkan umpan jauh kepada penyerang tengah, timnya bisa menjadi satu dimensi dan mudah ditebak. Jika lawan berhasil mengisolasi penyerang tersebut dan menghentikan dampaknya pada permainan, strategi menyerang pun menjadi tidak efektif.

