Pertandingan sengit antara Malut United melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2025 menghadirkan drama panas di atas lapangan. Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik terjadi ketika pemain Malut United, Yance Sayuri, nyaris melayangkan pukulan ke gelandang Persib, Marc Klok. Meski sempat memanas, insiden tersebut berakhir damai setelah kedua pemain saling memaafkan.
Laga yang digelar di Stadion Kie Raha, Ternate, Minggu (14/12/2025), memang berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Malut United tampil agresif dan penuh determinasi. Tekanan yang terus diberikan akhirnya berbuah manis dengan kemenangan 2-0 atas Persib Bandung.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Persib Bandung mencoba menguasai lini tengah melalui permainan kolektif yang dikomandoi Marc Klok. Sementara Malut United mengandalkan kecepatan sayap serta pressing ketat.
Atmosfer pertandingan semakin panas karena duel-duel fisik tak terhindarkan. Wasit beberapa kali harus menghentikan laga untuk meredam emosi pemain yang mulai meningkat. Puncak ketegangan terjadi pada menit ke-38, saat Marc Klok berusaha merebut bola dari kaki Yance Sayuri.
Kronologi Insiden Yance Sayuri vs Marc Klok
Dalam sebuah perebutan bola disisi lapangan, Marc Klok terlihat melakukan tekel untuk menghentikan pergerakan Yance Sayuri. Namun, tekel tersebut mengenai kaki Yance dan membuat kedua pemain terjatuh. Meski tidak terlihat unsur kesengajaan yang berlebihan, Yance tampak bereaksi keras.
Pemain asal Papua itu langsung bangkit dalam kondisi emosi. Dengan ekspresi marah, Yance sempat melakukan gestur tangan seolah hendak memukul Klok yang masih berada di lapangan. Aksi tersebut langsung mengundang reaksi pemain lain serta perangkat pertandingan yang sigap melerai.
Situasi panas itu tidak berkembang menjadi keributan besar. Wasit dengan cepat mengambil tindakan tegas dengan memberikan kartu kuning kepada kedua pemain sebagai peringatan atas perilaku tidak sportif.
Meski insiden tersebut sempat membuat suasana stadion tegang, pertandingan tetap dilanjutkan dengan pengamanan ekstra dari wasit. Menariknya, setelah kejadian itu, Yance Sayuri dan Marc Klok terlihat lebih menahan diri dan fokus pada permainan.
Malut United justru mampu memanfaatkan momentum untuk tampil lebih solid. Dukungan penuh dari suporter tuan rumah memberi tambahan motivasi. Dua gol tanpa balas akhirnya memastikan tiga poin penting bagi tim berjuluk Laskar Kie Raha.
Permintaan Maaf Yance Sayuri Usai Pertandingan
Usai laga, Yance Sayuri menunjukkan sikap dewasa dan profesional. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Yance mengirim pesan langsung kepada Marc Klok. Dalam pesannya, ia menyampaikan permintaan maaf secara pribadi atas insiden yang terjadi di lapangan.
Yance menegaskan bahwa emosinya saat pertandingan tidak seharusnya ditunjukkan dengan gestur berlebihan. Ia juga mengakui bahwa tensi tinggi pertandingan membuat reaksinya sulit dikontrol.
“Capt saya pribadi minta maaf buat insiden yang terjadi di lapangan tadi ya,” tulis Yance sambil memberi emoji. “Sekali lagi saya pribadi minta maaf ya,” tambahnya.
Langkah Yance tersebut mendapat respons positif dari Marc Klok. Gelandang naturalisasi Persib Bandung itu dengan lapang dada menerima permintaan maaf dan menegaskan bahwa insiden di lapangan adalah bagian dari dinamika sepakbola.
Marc Klok membalas pesan Yance dengan nada bersahabat. Ia menegaskan tidak ada dendam dan menganggap kejadian tersebut sebagai hal yang lumrah dalam pertandingan kompetitif. Klok bahkan memberikan ucapan selamat atas kemenangan Malut United.
“Santai kawan. Selamat atas kemenangannya, ya,” balas Klok.
Sikap Klok ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk penggemar sepakbola nasional. Banyak yang menilai bahwa kedua pemain telah memberikan contoh sportivitas yang baik, terutama bagi pemain muda dan pendukung di tribun.

