Pertemuan ke-105 antara Inggris vs Wales akan berlangsung di bawah lengkungan megah Stadion Wembley pada Kamis malam waktu setempat.
Duel dua negara asal Britania ini menjadi ajang friendly match yang sarat gengsi, hampir tiga tahun setelah Inggris meraih kemenangan 3-0 atas Wales pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Persiapan Inggris Jelang “Battle of Britain”
Inggris tengah bersiap menjalani laga uji coba pertama mereka sejak menelan kekalahan mengejutkan 1-3 dari Senegal di City Ground pada Juni lalu — satu-satunya kekalahan di era pelatih Thomas Tuchel sejauh ini (W5 D0 L1).
Meski demikian, The Three Lions segera bangkit dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pada kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu. Mereka menang 2-0 atas Andorra di kandang, lalu menghajar Serbia 5-0 di laga tandang.
Dengan torehan sempurna 15 poin dari lima pertandingan, Inggris kini memuncaki klasemen Grup K. Kemenangan atas Latvia di Riga pekan depan akan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Namun sebelum itu, Tuchel dan pasukannya lebih dulu fokus pada duel klasik kontra Wales, yang disebut media Inggris sebagai The Battle of Britain.
Inggris saat ini menduduki peringkat keempat dunia versi FIFA. Mereka juga tengah dalam performa produktif dengan mencetak gol di 16 laga beruntun di semua ajang — rekor terpanjang mereka dalam abad ini. Terakhir kali Inggris mencetak gol di 17 laga berturut-turut terjadi pada periode Juni 1990 hingga Juni 1991.
Dominasi Inggris atas Wales juga sangat jelas. The Three Lions telah memenangkan tujuh pertemuan terakhir melawan The Dragons, mencetak 14 gol dan hanya kebobolan satu. Hanya melawan Luksemburg (9 kali), Andorra, dan San Marino (masing-masing 8 kali) Inggris memiliki rekor kemenangan beruntun lebih panjang atas lawan yang sama.
Kebangkitan Wales di Era Craig Bellamy
Pasca pensiunnya Gareth Bale dari sepak bola internasional, pelatih kepala Craig Bellamy berjanji bahwa “mesin ini akan semakin kuat.” Janji itu terbukti sejauh ini, dengan peningkatan signifikan Wales di peringkat FIFA dari posisi ke-45 menjadi ke-30 sejak Bellamy diangkat pada Juli 2024.
Bellamy memulai masa jabatannya dengan catatan impresif — sembilan laga tanpa kekalahan di semua kompetisi (W5 D4). Namun, dalam tiga pertandingan terakhir, performa mereka menurun dengan dua kekalahan. Setelah menang 1-0 atas Kazakhstan di kualifikasi Piala Dunia, Wales kalah dramatis 3-4 dari Belgia dan tumbang 0-1 di kandang dari Kanada pada laga uji coba bulan lalu.
Pertemuan melawan Inggris kali ini akan menjadi ajang pemanasan penting menjelang laga kualifikasi melawan Belgia pada Senin mendatang. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi poin yang sama di Grup J dan hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Makedonia Utara.
Namun, rekor tandang Wales di laga persahabatan tergolong buruk. Mereka tidak pernah menang dalam 11 laga tandang uji coba terakhir (D1 L10) sejak terakhir kali menang 1-0 di Denmark pada 2008 — lewat gol yang dicetak Bellamy sendiri.
Lebih buruk lagi, Wales gagal mencetak gol dalam 10 laga uji coba tandang terakhir, sudah 938 menit berlalu sejak gol terakhir mereka di laga melawan Montenegro pada 2009. Sejak Perang Dunia II, Wales hanya sekali menang dalam 24 laga tandang melawan Inggris (D6 L17), yaitu pada Mei 1977 di Stadion Wembley lama dengan skor 1-0.
Kabar Tim Inggris vs Wales
Inggris akan tampil tanpa beberapa nama besar. Jude Bellingham, Phil Foden, Jack Grealish, dan Adam Wharton tidak dipanggil oleh Tuchel, meski sang pelatih menegaskan bahwa tidak ada masalah personal di balik keputusan itu.
Selain itu, Reece James, Tino Livramento, dan Noni Madueke juga absen karena cedera, bergabung dengan Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold di ruang perawatan.
Sebagai pengganti, pemain muda Manchester City, Nico O’Reilly, mendapat panggilan pertama ke tim senior setelah James dipastikan absen. Ia bisa bersaing dengan Myles Lewis-Skelly dan Djed Spence untuk posisi bek kiri. Di lini belakang, John Stones siap kembali tampil setelah pulih dari cedera, sementara Bukayo Saka akan kembali menjadi pilihan utama di sisi kanan.
Kapten Harry Kane, yang sedang on fire bersama Bayern Munich dengan 18 gol dalam 11 pertandingan musim ini, dipastikan memimpin lini depan Inggris.
Dari kubu Wales, gelandang berpengalaman Aaron Ramsey (Pumas UNAM) terpaksa ditarik dari skuad karena cedera, sementara winger Leeds United Daniel James juga absen akibat cedera pergelangan kaki.
Sebagai gantinya, Isaak Davies dan Rubin Colwill (Cardiff City) dipanggil untuk menambah kekuatan lini depan. Selain itu, pemain Premier League seperti Ethan Ampadu, Joe Rodon, Ben Davies, Brennan Johnson, dan Harry Wilson juga siap diturunkan.
Striker Wrexham, Kieffer Moore, menjadi andalan utama setelah mencetak empat gol dalam sembilan laga di Championship musim ini. Ia juga mencetak gol di dua laga terakhir bersama Wales, melawan Liechtenstein dan Kazakhstan — dan kini berpeluang mencetak gol dalam tiga laga beruntun untuk pertama kalinya dalam karier internasionalnya.
Perkiraan Susunan Pemain
- Inggris (4-3-3): Henderson; Spence, Konsa, Burn, Lewis-Skelly; Rice, Anderson, Rogers; Saka, Kane, Rashford
- Wales (4-2-3-1): Darlow; Williams, Mepham, Rodon, Davies; Ampadu, J. James; Johnson, Wilson, Thomas; Moore
Prediksi Skor Inggris vs Wales
Delapan pelatih Inggris terakhir selalu meraih kemenangan dalam pertemuan pertama mereka melawan negara Britania lain. Thomas Tuchel berpeluang menjadi pelatih kesembilan yang meneruskan tradisi tersebut, apalagi dengan kedalaman skuad dan kualitas pemain yang dimilikinya.
Wales menunjukkan tanda-tanda perkembangan positif di bawah Bellamy, tetapi kemungkinan besar mereka akan lebih fokus menghadapi Belgia pekan depan. Jika beberapa pemain kunci dirotasi, peluang Inggris untuk menang di Wembley akan semakin besar.
Prediksi Skor: Inggris 2–0 Wales

