Musim kompetisi Liga Voli Turki 2025–2026 semakin dekat, dan sorotan tajam mengarah ke Manisa BBSK, klub asal Turki yang baru saja merekrut Megawati Hangestri Pertiwi sebagai pemain kunci mereka. Setelah resmi diumumkan bergabung dengan klub Turki ini, banyak pihak menantikan aksi Megawati, julukan “Megatron”, di lapangan kasta kedua, Kadinlar 1 Ligi.
Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Megawati mungkin harus absen di laga debut Manisa BBSK. Ini merupakan sebuah situasi yang bisa berdampak besar terhadap peluang awal tim musim ini.
Megawati Hangestri sendiri resmi bergabung dengan Manisa BBSK pada Juli 2025, setelah tampil di liga asing sebelumnya seperti Liga voli Korea (Red Sparks) dan kompetisi Indonesia. Keputusan klub untuk mengambil Megawati dianggap sebagai langkah strategis besar dalam ambisi mereka promosi ke kasta tertinggi, Sultanlar Ligi.
Sejak tiba, pemain asal Jember ini sudah menjadi magnet media, terutama dengan aksinya saat latihan dan dalam turnamen pramusim. Namun jelang liga resmi dimulai pada Oktober 2025, muncul kabar bahwa Megawati bisa saja absen di laga pembuka pramusim atau debut resmi Manisa BBSK di kompetisi Kadinlar 1 Ligi.
Salah satu penyebabnya adalah keberadaannya di Indonesia untuk urusan lain, termasuk membela klub asal Indonesia dalam kompetisi Livoli Divisi Utama, yang menimbulkan bentrokan jadwal. Absennya Megawati dalam turnamen pramusim melawan Goztepe SK bahkan dikaitkan langsung dengan ketidakhadirannya karena tugas di Indonesia.
Laga Uji Coba Manisa BBSK Tanpa Megawati
Dalam laga uji coba pramusim melawan Goztepe SK, Manisa BBSK harus merasakan kekalahan 1–3. Absennya Megawati menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut. Tim memang tampil kompetitif, tapi tanpa kontribusi “Megatron”, ketajaman serangan dan variasi permainan tampak berkurang.
Sebelumnya dalam turnamen pramusim Ferdi Zeyrek 2025, Megawati tampil gemilang saat bergabung dengan Manisa BBSK melawan Altinordu. Bahkan dalam satu set saja, dia berhasil mencetak 8 poin dan 7 servis beruntun. Meski pelatih kemudian merotasi pemain dan menahan Megawati di set-set berikutnya. Namun, kontribusinya di awal pertandingan menjadi bukti bahwa Manisa BBSK punya potensi kuat bila skuad dalam keadaan lengkap.
Dengan Megawati kemungkinan absen di beberapa laga awal, pelatih Manisa BBSK harus mencari solusi taktis. Beberapa pemain cadangan perlu didorong untuk tampil lebih agresif agar beban distribusi poin tidak berpusat pada satu pemain. Ketidakpastian kehadiran pemain kunci juga bisa memengaruhi kepercayaan diri skuad dan strategi awal.

