Armenia vs Portugal WCQ 2026: Portugal memulai perjalanan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan sebuah laga sarat emosi melawan Armenia di Stadion Republik Vazgen Sargsyan, Yerevan, Sabtu malam.
Pertandingan ini menjadi laga pertama Selecao sejak kabar duka meninggalnya Diogo Jota dan saudaranya, Andre Silva—sebuah kehilangan besar yang membekas di hati publik sepak bola Portugal.
Portugal Membuka Lembaran Baru dengan Duka di Hati
Bagi Roberto Martinez dan skuatnya, laga ini lebih dari sekadar pertandingan pembuka kualifikasi. Portugal datang dengan momentum positif setelah meraih gelar UEFA Nations League kedua mereka pada Juni lalu—mereka mengalahkan Jerman 2-1 di semifinal dan kemudian menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di final.
Itu menjadi trofi ketiga dalam sembilan tahun terakhir bagi Portugal dan yang pertama di bawah kepemimpinan Martinez. Sejak ditunjuk pada Januari 2023, pelatih asal Spanyol itu sudah menorehkan rekor impresif dengan 70% tingkat kemenangan dari 30 laga (21 menang, 5 imbang, 4 kalah).
Portugal kini duduk di peringkat keenam dunia versi FIFA. Mereka hanya sekali kalah dalam 10 laga terakhir sejak tersingkir di perempat final Euro 2024 melawan Prancis. Efisiensi lini depan juga membaik—mereka mampu mencetak dua gol atau lebih dalam tujuh kesempatan dari periode tersebut.
Selecao das Quinas jelas diunggulkan di Grup F yang juga diisi Hungaria dan Republik Irlandia. Dengan tiket playoff sudah aman berkat peringkat Nations League, target utama Portugal adalah merebut posisi puncak grup demi lolos otomatis ke turnamen yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Apalagi, sejarah menunjukkan Portugal kerap terseok di jalur playoff pada tiga dari empat edisi terakhir Piala Dunia.
Catatan head-to-head juga berpihak pada mereka. Portugal tak pernah kalah dari Armenia (4 menang, 2 imbang), termasuk kemenangan dramatis 3-2 di Yerevan pada kualifikasi Euro 2016, di mana Cristiano Ronaldo mencetak hattrick.
Armenia dan Awal Baru Bersama Melikyan
Di kubu lawan, Armenia datang dengan semangat baru setelah menunjuk Yegishe Melikyan sebagai pelatih. Mantan bek dengan 29 caps itu menggantikan John van ’t Schip yang gagal menang dalam empat laga awalnya. Melikyan meninggalkan kursi pelatih FC Pyunik untuk mengemban tugas berat: membangkitkan kembali Havakakan yang kini terpuruk di peringkat ke-105 dunia FIFA.
Performa Armenia dalam beberapa tahun terakhir memang kurang meyakinkan. Mereka hanya meraih dua kemenangan dari 10 laga terakhir di semua kompetisi. Tahun 2025 bahkan dimulai dengan cara pahit, tersingkir dari playoff promosi UEFA Nations League setelah kalah agregat 9-1 dari Georgia—termasuk kekalahan telak 6-1 di laga tandang Maret lalu.
Meski begitu, ada sedikit titik terang. Armenia mencetak lima gol dalam tiga laga terakhir, meski kalah 5-2 dari Kosovo dan ditahan imbang 2-2 oleh Montenegro. Melikyan berharap produktivitas itu bisa berlanjut, meski menghadapi Portugal jelas menjadi tantangan berat. Apalagi, Armenia belum pernah lolos ke turnamen besar sepanjang sejarah mereka sebagai negara merdeka.
Kondisi Terkini Tim
Armenia harus kehilangan gelandang Narek Grigoryan karena cedera, sementara Norberto Briasco absen akibat masalah keluarga. Namun, mereka mendapat kabar baik dengan kembalinya Lucas Zelarayan dan striker muda Borussia Monchengladbach, Grant-Leon Ranos. Melikyan kemungkinan akan mengandalkan kreativitas Vahan Bichakhchyan di lini tengah, dengan Tigran Barseghyan menjadi ujung tombak di depan.
Di sisi Portugal, Roberto Martinez kehilangan dua nama penting. Rafael Leao absen karena cedera betis, sementara Diogo Dalot harus ditarik dari skuat akibat masalah otot. Posisi bek kanan kemungkinan diisi Joao Cancelo atau Joao Neves. Di lini depan, Francisco Conceicao dan Pedro Neto bisa mendampingi Cristiano Ronaldo—yang punya rekor istimewa melawan Armenia dengan lima gol dari empat pertemuan.
Sementara itu, Ruben Neves mendapat kehormatan besar: ia akan mengenakan jersey nomor 21 milik sahabatnya, Diogo Jota, sebuah keputusan yang disepakati oleh keluarga Jota dan disetujui Martinez.
Perkiraan Susunan Pemain Armenia vs Portugal WCQ 2026
Armenia (4-2-3-1): Cancarevic; Hovhannisyan, Mkrtchyan, Arutyunyan, Muradyan, Tiknizyan; Iwu, Dashyan; Bichakhchyan, Zelarayan; Barseghyan.
Portugal (4-3-3): Costa; Cancelo, Dias, Antonio Silva, Mendes; Fernandes, R. Neves, Bernardo Silva; Conceicao, Ronaldo, Neto.
Prediksi Skor
Armenia akan bermain penuh semangat di kandang, tetapi secara kualitas Portugal jauh lebih unggul. Meski harus menyesuaikan diri tanpa beberapa pemain inti, Selecao tetap memiliki kedalaman skuat yang terlalu tangguh untuk ditandingi lawan. Dengan Ronaldo yang selalu tajam melawan Armenia, Portugal berpeluang membuka kualifikasi dengan kemenangan meyakinkan.
Prediksi: Armenia 0-3 Portugal

