Pada pertandingan perdana BRI Super League 2025/26, Malut United berhasil menundukkan Dewa United dengan skor meyakinkan 3-1 di Banten International Stadium, Serang. Kemenangan tersebut terasa lebih lengkap berkat kehadiran Alan Bernardon di bawah mistar gawang — tampilan heroiknya menjadi sorotan utama pertandingan.
Bertubuh menjulang setinggi 2,01 meter, Alan bukan hanya menghadirkan fisik yang mengintimidasi, tapi juga refleks tajam dan pangamatan bola yang luar biasa. Sepanjang laga, kiper asal Brasil ini menjadi figur paling sibuk di antara semua pemain — sukses melakukan enam penyelamatan krusial yang mematikan peluang serangan balik Dewa United yang coba menyamakan skor.
Lihat postingan ini di Instagram
Statistik-lah yang benar-benar memantapkan reputasinya sebagai salah satu kiper terbaik di Indonesia. Pada musim sebelumnya, ketika masih gemilang bersama PSS Sleman, Alan mencetak 133 penyelamatan dalam 31 laga, menjadikannya kiper denga jumlah penyelamatan terbanyak di BRI Liga 1 2024/25. Secara kuantitatif, ini menempatkannya unggul dibanding Sonny Stevens dari Dewa United yang mencatat 125 penyelamatan.
Performa impresif ini bukan sebuah kebetulan. Media seperti RRI juga menobatkannya sebagai kiper dengan “penyelamatan terbanyak” di liga, menegaskan keahlian dan konsistensinya yang tinggi. Transfernya ke Malut United diumumkan pada Juli 2025, memperkuat barisan pertahanan tim dan menyuntikkan rasa percaya diri ke dalam skuat baru.
Tak hanya mengandalkan postur raksasa, Alan juga terkenal memiliki insting membaca arah bola yang tajam dan refleks yang membuatnya mampu menahan tembakan-tembakan paling sulit sekalipun — kemampuan yang kembali ia buktikan di laga kontra Dewa United tadi malam.
Dari periode gemilang bersama PSS Sleman hingga debut impresif di debut Super League 2025/26, Alan telah menunjukkan bahwa kualitasnya tetap tajam dan vital.
Kita semua tentu penasaran bagaimana konsistensi performa ini akan berlanjut, terutama ketika tekanan meningkat dan lawan-lawannya semakin tangguh.

