Nama Kokram Pimpichaya kembali menjadi sorotan usai tampil gemilang di ajang SEA V League 2025 putri leg pertama. Bertempat di Terminal 21 Korat, Thailand, pevoli cantik berusia 27 tahun itu terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) setelah membawa timnas voli putri Thailand menjuarai tiga pertandingan berturut-turut tanpa terkalahkan.
Tidak berlebihan jika publik menjuluki Kokram sebagai “Ratu Voli Asia Tenggara”. Permainannya yang tajam, determinasi tinggi, dan kematangan emosi di lapangan menjadi faktor kunci keperkasaan Thailand di level regional.
Lahir di Buriram, Thailand, pada 16 Juni 1998, Kokram Pimpichaya memulai karier profesionalnya sejak usia belia. Dengan tinggi badan 180 cm dan lompatan eksplosif, ia dengan cepat menjelma menjadi opposite spiker andalan. Posisinya yang krusial dalam sistem permainan menjadikan dirinya jantung serangan tim, baik di klub maupun tim nasional.
Ia pernah merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia saat membela Bandung Bank BJB Pakuan di Proliga 2018–2019. Lalu berkarier di Jepang bersama Kurobe AquaFairies di liga profesional Jepang. Di level tim nasional, kiprahnya dimulai sejak Kejuaraan Dunia U23, hingga tampil di pentas bergengsi seperti Volleyball Nations League (VNL) dan Asian Games. Namun SEA V League 2025 menjadi salah satu penampilan terbaiknya tahun ini.
MVP SEA V League 2025 Leg I
Dalam turnamen SEA V League 2025 putri leg pertama, Thailand tampil dominan. Mereka menundukkan Filipina, Indonesia, dan Vietnam tanpa banyak kesulitan. Kokram menjadi pilar utama dalam kemenangan ini. Ia mencetak angka penting di setiap laga, termasuk ketika melawan Vietnam dalam laga dramatis lima set yang akhirnya dimenangkan Thailand 3–2.
Yang membedakan Kokram dari pemain lain bukan hanya kualitas serangan, tapi juga kepribadian dan mentalitas bertandingnya. Ia bukan tipe pemain yang banyak bicara, tapi aksinya berbicara lantang. Dalam beberapa pertandingan di SEA V League, terlihat bagaimana ia mengangkat semangat tim saat kondisi kritis, termasuk dalam reli panjang melawan Vietnam.
Sebagai pemain yang sudah mencicipi berbagai liga Asia, Kokram tampil dewasa dan efisien. Ia tahu kapan harus agresif, kapan menjaga tempo, dan kapan menjadi leader. Mentalitas juara inilah yang menjadikannya tidak tergantikan di skuad Thailand.

