Di sebuah gedung olahraga di Kota Madiun, terlihat sesosok gadis muda dengan tatapan serius dan postur ramping. Namanya adalah Calista Maya Ersandita, pesona bola voli yang lahir di Madiun pada 8 Mei 2008. Di usianya yang sangat muda, ia telah menapaki jalan panjang untuk menjadi pemain profesional dan bagian dari tim nasional.
Calista bukan datang dari latar belakang jauh dari voli. Ayahnya, Saptono Ashari, dan ibunya, Devine Restu Wardani, sama-sama pernah terlibat di dunia voli. Hal ini menumbuhkan kecintaan olahraga itu sejak ia masih sangat kecil. Bahkan, saat masih PAUD, gadis itu sudah mulai berlatih voli.
Tumbuh di Madiun, Calista mengasah bakatnya melalui klub lokal seperti PDAM Kota Madiun serta tim Ganesha Ponorogo. Saat masih di bangku SD, ia sudah menunjukkan kemampuan luar biasa: pernah membantu timnya menjadi juara di kejuaraan cabang voli Porkot Madiun.
Menjadi Sorotan di Panggung Profesional
Lihat postingan ini di Instagram
Momen penting datang ketika Calista direkrut Bandung BJB Tandamata untuk berlaga di Proliga 2024. Di klub tersebut, dia menjadi salah satu pemain termuda — sebuah langkah besar untuk remaja seusianya.
Tinggi tubuhnya sekitar 170 cm menurut FIVB, dan posisinya di lapangan adalah outside hitter — peran kunci dalam menyerang dan mempertahankan dari sisi sayap.
Tak lama setelah debut Proliga, prestasinya diakui oleh PBVSI: Calista dipanggil ke Timnas Voli Putri U-21 untuk pemusatan latihan menjelang Kejuaraan Dunia U-21. Hal ini mempertegas bahwa ia bukan sekadar talenta lokal, tetapi bagian dari generasi muda yang diandalkan untuk masa depan voli nasional.
Lebih dari sekadar statistik, Calista punya sisi manusiawi yang kuat. Ia pernah mengungkapkan bahwa motivasinya berlatih keras adalah untuk membanggakan orang tua dan mengejar mimpinya menjadi Polwan (Polisi Wanita). Keteguhan ini, dipadu dengan dedikasi sejak kecil, membentuk karakternya: pekerja keras, rendah hati, dan punya visi besar.
Tak hanya itu, publik juga menyoroti penampilannya. Meski masih remaja, wajahnya kerap disebut “cantik” — tapi yang lebih penting, ia punya serangan voli yang tajam. Dalam pertandingan, dia tak gentar menghadapi lawan dewasa dan veteran itu.
Bagi voli Indonesia, kehadirannya menjadi sinyal bahwa regenerasi talenta muda terus berjalan — bukan hanya soal menggantikan pemain lama, tapi menciptakan bintang baru dengan karakter dan kualitas. Untuk para penggemar voli, Calista layak mendapat sorotan: dia bukan hanya “bintang masa depan”, tetapi pahlawan muda yang mulai menorehkan jejak sekarang.
Biodata Singkat
| Jenis | Informasi |
|---|---|
| Nama Lengkap | Calista Maya Ersandita |
| Tanggal Lahir | 8 Mei 2008 |
| Tempat Lahir | Madiun, Jawa Timur |
| Orang Tua | Saptono Ashari & Devine Restu Wardani |
| Tinggi Badan | 170 cm |
| Posisi | Outside Hitter |
| Klub | Bandung BJB Tandamata (Proliga) |
| Timnas | Indonesia U-17, U-21 |

