Pelambung Dalam Permainan Softball Disebut? Ini Perannya

Pelempar atau pelambung bola dalam permainan softball memiliki tugas utama untuk melempar bola ke arah pemukul (batter) atau penangkap bola (catcher) setelah wasit menyatakan "Play Ball."

Dalam permainan softball, setiap pemain memiliki posisi, tugas, dan peran yang unik. Pelambung dalam permainan Softball disebut? Salah satu posisi kunci adalah pelambung, atau yang lebih dikenal sebagai pitcher.

Pitcher adalah pemain yang berhadapan langsung dengan pemukul atau batter, dan setiap lemparan yang dilakukan oleh pitcher memicu aksi dari pemain lain di lapangan. Saat melakukan lemparan bola, seorang pitcher harus menginjak pitcher plate. Ukuran pitcher plate adalah 60 x 15 cm, dan daerah penjagaan pitcher meliputi lingkaran tengah hingga area dekat home plate.

Jarak antara pitcher plate dan home base adalah 13 meter. Target utama seorang pitcher saat melemparkan bola adalah strike zone, yaitu area antara lutut pemukul hingga bagian tengah punggungnya. Untuk lemparan dianggap sah, bola harus melewati area strike zone. Penilaian apakah lemparan sah atau tidak dilakukan oleh umpire atau wasit.

Tugas utama seorang pitcher adalah melempar bola dengan akurat dan strategis ke pemukul. Selain itu, pitcher juga memiliki tanggung jawab menjaga base pertama dan memberikan bantuan kepada pemain yang berada di belakang home plate.

Dengan peran kritisnya, seorang pitcher memainkan peran penting dalam mengontrol alur permainan dan memberikan kontribusi besar terhadap kinerja timnya.

Peran Pitcher

Pelambung Dalam Permainan Softball Disebut pitcher Pada tingkat permainan yang lebih tinggi, seperti di liga utama, pitcher memiliki peran khusus yang membentuk dinamika permainan. Beberapa peran khusus yang sering dimainkan oleh pitcher melibatkan:

  • Starting Pitcher: Starting Pitcher adalah pelempar yang memulai permainan. Meskipun tidak selalu menyelesaikan seluruh permainan, Starting Pitcher berusaha untuk melempar enam atau tujuh babak yang kuat. Pada beberapa kesempatan, Starting Pitcher yang sangat efektif dapat menyelesaikan seluruh permainan dengan melempar sembilan babak, tetapi hal ini jarang terjadi.
  • Middle Reliever: Ketika Starting Pitcher mengalami kesulitan atau kelelahan, Middle Reliever masuk untuk melempar beberapa babak. Tujuan mereka adalah menjaga permainan tetap berimbang dan membawa permainan ke tangan penyiapan.
  • Setup Reliever: Setup Reliever adalah pelempar yang biasanya melempar satu atau dua inning di pertengahan permainan. Tugas mereka adalah menjaga keunggulan tim atau menjaga permainan agar tetap berada dalam jangkauan.
  • Closers: Closers adalah pelempar kelas atas yang sering kali tampil pada inning terakhir permainan, dikenal sebagai inning jarak dekat. Closers biasanya adalah power pitcher yang masuk dan melempar dengan kecepatan tinggi untuk satu inning, berusaha menutup permainan dan meraih kemenangan untuk timnya.
Baca Juga:  20 Peraturan Bola Basket yang Wajib Kamu Tahu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU

ADS BY ADSTERRA