Gelaran MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Catalunya berubah menjadi mimpi buruk setelah terjadi kecelakaan mengerikan yang melibatkan Pedro Acosta dan Alex Marquez. Insiden horor tersebut langsung menjadi perhatian dunia balap setelah Alex Marquez mengalami cedera serius akibat tabrakan keras di trek lurus sebelum tikungan 10.
Peristiwa itu terjadi saat balapan memasuki fase penting. Pedro Acosta yang saat itu sedang memimpin jalannya lomba tiba-tiba kehilangan kecepatan secara drastis di lintasan lurus. Dalam hitungan detik, Alex Marquez yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar dan menghantam motor KTM milik Acosta dengan keras.
Benturan hebat tersebut membuat motor kedua pembalap hancur berantakan. Serpihan motor bertebaran di lintasan dan balapan langsung berubah kacau. Penonton di tribun Catalunya sempat dibuat tegang melihat kondisi Alex Marquez yang terjatuh cukup keras usai tabrakan.
Setelah balapan, Pedro Acosta akhirnya buka suara mengenai insiden yang menyeret namanya sebagai penyebab utama kecelakaan tersebut. Pebalap muda KTM itu menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan disebabkan kesalahan pembalap, melainkan karena gangguan teknis pada motornya.
Menurut Acosta, motor KTM yang ia tunggangi tiba-tiba kehilangan tenaga saat berada di trek lurus. Ia mengaku sama sekali tidak bisa mengontrol situasi karena masalah muncul secara mendadak ketika sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Motor Pedro Acosta Tiba-Tiba Kehilangan Tenaga Hingga Memicu Tabrakan
“Saya rasa kami mengalami masalah kelistrikan. Saya mengemudi normal di trek lurus dan tiba-tiba daya terputus,” ujar Pedro Acosta seperti dikutip dari Marca.
Meski demikian, Acosta menegaskan bahwa mesin motornya sebenarnya tidak mati total. Namun kehilangan daya secara tiba-tiba membuat lajunya melambat drastis dan menciptakan situasi berbahaya bagi pembalap di belakangnya.
Pembalap muda asal Spanyol tersebut mengaku sangat terpukul atas insiden yang menimpa Alex Marquez. Baginya, kecelakaan akibat kerusakan mekanis terasa jauh lebih menyakitkan dibanding kesalahan saat duel balap biasa.
Acosta bahkan menyebut dirinya merasa tidak berdaya karena tidak bisa melakukan apa pun untuk mencegah tabrakan tersebut terjadi. Ia juga langsung memikirkan kondisi Alex Marquez setelah mengetahui rivalnya mengalami cedera serius.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Alex Marquez mengalami patah tulang selangka kanan serta retak kecil pada tulang belakang bagian leher atau vertebrae C7. Cedera itu membuat pembalap Gresini Racing tersebut harus mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.
Kecelakaan ini pun memicu perdebatan besar di paddock MotoGP. Banyak pihak mempertanyakan standar keselamatan balapan setelah dua insiden besar terjadi dalam satu hari yang sama di Catalunya.
Sebelumnya, Johann Zarco juga mengalami kecelakaan cukup mengerikan di tikungan pertama yang sempat membuat balapan tertunda beberapa saat. Namun penyelenggara tetap memutuskan melanjutkan lomba meski kondisi lintasan dan situasi pembalap sedang menjadi sorotan.
Pedro Acosta menjadi salah satu sosok yang menyayangkan keputusan tersebut. Ia menilai keselamatan pembalap seharusnya menjadi prioritas utama dibanding memaksakan jalannya balapan.
Insiden ini sekaligus menjadi pukulan berat bagi KTM yang sebenarnya tampil cukup kompetitif sepanjang akhir pekan MotoGP Spanyol 2026. Di sisi lain, absennya Alex Marquez dalam beberapa seri ke depan juga diperkirakan akan memengaruhi persaingan klasemen pembalap musim ini.

