Piala Dunia 2026 semakin dekat dan persaingan di Grup A diprediksi menjadi salah satu yang paling menarik sepanjang fase grup. Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko akan memimpin persaingan yang juga melibatkan Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Republik Ceko dalam perebutan tiket menuju babak 16 besar.
Berstatus tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko datang dengan ambisi besar untuk memperbaiki kegagalan mereka di Piala Dunia 2022. Saat itu, El Tri gagal menembus fase gugur untuk pertama kalinya sejak 1978.
Meski tidak menjalani babak kualifikasi karena status tuan rumah, performa Meksiko dalam laga persahabatan cukup menjanjikan. Mereka sukses meraih sejumlah kemenangan penting dan menunjukkan lini pertahanan yang solid dengan minim kebobolan. Modal tersebut menjadikan Meksiko sebagai favorit untuk memuncaki klasemen Grup A.
Gilberto Mora Jadi Harapan Baru El Tri
Sorotan besar tertuju pada Gilberto Mora, gelandang serang berusia 17 tahun yang menjadi pemain termuda di Piala Dunia 2026. Talenta muda yang lahir pada 2008 itu disebut-sebut tengah dipantau sejumlah klub elite Eropa berkat perkembangan pesatnya.
Kemampuan Mora bermain di berbagai posisi lini depan membuatnya menjadi senjata penting bagi Meksiko. Kreativitas dan keberaniannya dalam menyerang diyakini mampu memberi warna baru bagi permainan tuan rumah.
Korea Selatan Siap Ganggu Dominasi Meksiko
Di atas kertas, Korea Selatan menjadi pesaing terkuat Meksiko di Grup A. Tim berjuluk Taegeuk Warriors tampil impresif sepanjang kualifikasi dengan catatan tak terkalahkan. Mereka berhasil memastikan penampilan ke-11 secara beruntun di putaran final Piala Dunia.
Meski sempat menelan hasil kurang memuaskan dalam laga uji coba awal tahun, kualitas skuad Korea Selatan tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran kapten sekaligus ikon sepak bola Asia, Son Heung-min, menjadi faktor pembeda.
Pemain berusia 33 tahun tersebut menjalani turnamen Piala Dunia keempat dalam kariernya. Pengalaman dan ketajamannya di level internasional akan menjadi tumpuan utama Korea Selatan untuk melangkah jauh.
Republik Ceko dan Afrika Selatan Berusaha Mencuri Peluang
Republik Ceko kembali tampil di panggung Piala Dunia setelah absen selama dua dekade. Tim Eropa tersebut lolos melalui jalur playoff yang menegangkan dan membawa striker andalan Patrik Schick sebagai ujung tombak.
Schick tetap menjadi ancaman serius bagi setiap lawan berkat insting gol yang tajam. Pengalamannya di kompetisi elite Eropa dapat menjadi modal penting untuk membawa Republik Ceko bersaing hingga laga terakhir.
Sementara itu, Afrika Selatan kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah terakhir tampil sebagai tuan rumah pada 2010. Namun, performa mereka menjelang turnamen belum menunjukkan konsistensi yang meyakinkan.
Meski memiliki striker berbahaya Lyle Foster, Bafana Bafana diprediksi menghadapi tantangan berat menghadapi tiga lawan yang secara kualitas berada di atas mereka.
Laga Kunci dan Prediksi Akhir
Pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan pada 11 Juni diperkirakan menjadi salah satu laga yang paling banyak mendapat perhatian. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Azteca, Meksiko berpeluang besar membuka turnamen dengan kemenangan.
Melihat kekuatan skuad dan performa terkini, Meksiko diprediksi finis sebagai juara grup. Korea Selatan berpotensi menemani mereka ke babak gugur. Sementara itu, Republik Ceko dan Afrika Selatan harus berjuang keras untuk menciptakan kejutan.

