Sepak bola modern tidak hanya tentang pertandingan di lapangan, tetapi juga tentang bisnis besar di balik layar. Klub-klub profesional di seluruh dunia kini memanfaatkan popularitas dan nilai komersial mereka untuk mendapatkan keuntungan dari sponsor global.
Kesepakatan sponsorship—khususnya kerja sama dengan produsen perlengkapan olahraga—telah menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi klub. Berikut adalah daftar 10 kesepakatan sponsorship terbesar di dunia sepak bola saat ini, berdasarkan data dari Football Benchmark.
#10. Liverpool (Nike – £150,45 juta)
Mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, kerap berbicara tentang sulitnya bersaing secara finansial dengan Manchester City yang begitu dominan di Liga Inggris. Namun, klub asal Merseyside ini tetap memiliki banyak sumber pendapatan besar—salah satunya dari kerja sama dengan perusahaan perlengkapan olahraga asal Amerika Serikat, Nike.
Liverpool menandatangani kontrak lima tahun dengan Nike pada tahun 2020, senilai £150,45 juta. Perjanjian ini akan berakhir pada musim panas mendatang, dan mengingat pertumbuhan klub dalam beberapa tahun terakhir, The Reds diperkirakan akan menegosiasikan kontrak baru dengan nilai yang lebih tinggi.
Sponsorship ini tidak hanya memberikan pendapatan besar, tetapi juga memperkuat citra Liverpool sebagai klub global dengan basis penggemar di seluruh dunia.
#9. Juventus (Adidas – £376,8 juta)
Sebagai klub tersukses dalam sejarah sepak bola Italia, Juventus telah lama menjadi magnet bagi sponsor besar. Pada tahun 2019, Si Nyonya Tua menandatangani kontrak delapan tahun dengan Adidas senilai £376,8 juta.
Kesepakatan ini menjadikan Juventus klub dengan nilai kontrak sponsorship terbesar di Italia, mencerminkan pengaruh dan daya tarik global mereka. Pendapatan besar dari kerja sama ini membantu Juventus tetap kompetitif dalam bursa transfer dan menjaga kestabilan finansial di tengah persaingan Eropa yang ketat.
#8. Arsenal (Adidas – £450,78 juta)
Klub asal London Utara ini menandatangani kerja sama baru dengan Adidas pada tahun 2024 dengan nilai mencapai £450,78 juta untuk durasi enam tahun. Artinya, Arsenal akan menerima suntikan dana besar setiap tahunnya dari kontrak ini.
Kesepakatan ini juga menjadi salah satu yang paling menguntungkan secara tahunan di dunia sepak bola. Perubahan sponsor dari Puma dan Nike ke Adidas menunjukkan kepercayaan besar merek Jerman tersebut terhadap visi dan popularitas Arsenal di pasar global.
#7. Barcelona (Nike – £540 juta)
Meski tengah menghadapi masalah keuangan yang cukup serius, Barcelona masih mampu mempertahankan kontrak besar dengan Nike senilai £540 juta. Kerja sama ini merupakan salah satu sumber utama pemasukan klub dalam mengatasi krisis finansial.
Menariknya, Barcelona dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk beralih ke Puma, dengan potensi nilai kontrak yang hampir dua kali lipat dari nilai saat ini—yakni dari £90 juta per tahun menjadi £171 juta per tahun. Jika hal ini terealisasi, kesepakatan tersebut bisa menjadi salah satu kontrak apparel terbesar sepanjang sejarah sepak bola.
#6. Manchester City (Puma – £651,4 juta)
Mengingat kesuksesan besar Manchester City dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang mungkin menyangka klub ini berada di peringkat teratas daftar. Namun, kontrak mereka dengan Puma, yang ditandatangani pada tahun 2019, bernilai £651,4 juta selama durasi panjang.
Setiap musim, City menerima sekitar £65,14 juta dari kerja sama ini. Meski tidak sebesar kontrak Adidas dengan klub-klub besar lainnya, nilai ini tetap menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Puma juga diuntungkan dengan citra City yang identik dengan dominasi dan modernitas di era sepak bola digital.

